Korban Selamat Longsor di Pintu Pohan, Marlon Sempat Tertimbun Lumpur

dirinya berusaha sekuat tenaga keluar dari longsoran untuk menyelamatkan diri.

Korban Selamat Longsor di Pintu Pohan, Marlon Sempat Tertimbun Lumpur
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Marlon Lumban Tobing korban selamat bencana longsor di Pintu Pohan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN. COM, TOBASA -Marlon Lumban Tobing, korban selamat dari bencana longsor di Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Tobasa menceritakan bagaimana dirinya bisa selamat dari bencana tersebut.

Kepada Tribun, dia mengaku sempat tertimbun material tanah longsor, dan berusaha menyelamatkan diri.

"Setelah terjadi longsor pertama saya ikut membantu. Enggak dapat lagi, naik aku ke atas. Ada kawan yang memanggil kawan dari seberang. Ini sudah jumpa lagi katanya, aku pun lari menuju korban. Ketika itu juga, langsung terjadi longsor susulan kedua. Dibawalah aku ke bawah. Saya tertimbun lumpur dan terseret sampai ke jurang sana,"ujarnya kepada Tribun, Jumat (14/12/2018).

Bagaimana bisa selamat, dirinya berusaha sekuat tenaga keluar dari longsoran untuk menyelamatkan diri.

Saat itu, dia bangkit sendiri tanpa bantuan dan kembali berupaya menolong operator alat berat, Alexander Simorangkir yang terseret saat mengoperasikan alat berat pada proses evakuasi.

"Operator alat berat ini manggil-manggil. Uda, bapa uda (Pak Cik) tolong aku, kata operator itu.

Saat memberikan pertolongan kepada Operator, dia pun memanggil warga lain untuk menolong mereka. Awalnya dia berusaha mencari Kasmer Marpaung.

Saat terjebak lumpur, dia masih sempat berpegangan tangan dengan Sultan Marpaung. Ketika senter terepas dari tangannya dia pun berpisah dengan Sultan. Dia bersama Sultan sama-sama ingin mencari Kasmer oada saat itu.

(jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved