PNS Korup Siap-siap Dipecat, BKN Tinggal Menunggu Salinan Putusan Pengadilan

Pegawai Negeri Sipil (PNS)/Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti korupsi siap-siap dipecat dalam waktu dekat. Eksekusi menunggu salinan putusan PN

PNS Korup Siap-siap Dipecat, BKN Tinggal Menunggu Salinan Putusan Pengadilan
Kolase
Data PNS Koruptor 

SIANTAR, TRIBUN-Pemerintah Kota Pematangsiantar belum bisa memecat pegawai negeri sipil (PNS)/aparatur sipil negara (ASN) yang pernah terlibat korupsi.

Sebab, sampai saat ini, Pemko Pematangsiantar belum menerima salinan putusan PNS/ASN korup itu dari pengadilan.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pematangsiantar, Zainal Siahaan, ada enam orang PNS/ASN yang akan dipecat.

"Ini yang sedang kami koordinasikan kepada pengadilan tempat diadilinya ASN yang bersangkutan.

Kami sedang menunggu salinan putusan dari mereka, agar ada dasar buat Pemerintah Kota.

Kalau itu sudah turun, maka akan kita kerjakan sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat" kata Zainal, Jumat (14/12).

Baca: BKD Minta Semua OPD Secepatnya Laporkan Daftar PNS Koruptor dan Narapidana

Diakuinya, sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, PNS/ASN yang terlibat korupsi harus dipecat secara tidak hormat.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Komjen Pol (Purn) Syafruddin serta Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, pemecatan PNS/ASN korup harus dikerjakan paling lambat Desember 2018.

Khusus di Kota Pematangsiantar, lanjut Zainal, Wali Kota langsung merespon keputusan tiga menteri itu.

Fatimah Siregar yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisita Kota Pematangsiantar kemudian dibebastugaskan sejak 8 Oktober 2018.

Ketika ditanya apa kendala lain untuk melaksanakan SKB Tiga Menteri, Zainal Siahaan tidak memberi rincian.

Namun, kata dia, Pemko Pematangsiantar tetap melaksanakan segala kebijakan secara hati-hati dan berdasarkan ketentuan hukum sehingga tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari.(tmy).

Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved