Sutan Marpaung yang Menjadi Korban Longsor Belum Ditemukan, Tim Terkendala Cuaca Ekstrem

Herbet Pasaribu mengatakan penghentian sementara terpaksa dilakukan karena hujan mengguyur.

Sutan Marpaung yang Menjadi Korban Longsor Belum Ditemukan, Tim Terkendala Cuaca Ekstrem
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Tim gabungan melakukan pencarian korban hilang satu orang lagi di lokasi longsor, Desa Halado, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Tiba Samosir, Minggu (16/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Arjuna Bakkara
 

TRIBUN-MEDAN.COM, PINTU POHAN-Cuaca mendung pekat berubah hujan mengakibatkan Tim SAR terkendala mencari Sutan Marpaung (35) yang masih hilang tertimbun.

Alat berat dikerahkan mengorek timbunan sejak pagi hingga akhirnya dihentikan sementara pukul 14.00 WIB, Minggu (16/12/2018).
 

Kepala Pelaksana BPBD Tobasa, Herbet Pasaribu mengatakan penghentian sementara terpaksa dilakukan karena hujan mengguyur.

Lokasi longsor di sebelah kanan dan kiri jalan juga sangat curam. Lokasi yang saat ini sedang dalam target pencarian juga semakin jauh ke arah jurang, sehingga berbahaya untuk regu pencari.
 

Namun, kata Herbet apabila cuaca sudah memungkinan, maka pencarian akan segera dilanjutkan.
 

Saat ini, berbagai upaya juga sudah sedang dilakukan. Baik dari segi teknis  maupun petunjuk kearifan lokal dilakukan demi mendapatkan korban.

Pantauan Tribun, lokasi pencarian cukup curam, sementara material tanah oerlahan siseret arus air menuju jurang.
 

Sutan merupakan korban yang sempat berusaha menolong warga desanya. Namun, pada longsor susulan ke dua pada kamis dini hari dia terjebak.

Amatan Tribun, warga desa terlebih saudara Sutan setia menunggui meski diguyur hujan.

(jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved