Pengendara Motor Tabrak Nenek Berusia 78 Tahun hingga Tewas

Akibatnya, tubuh korban langsung tercampak dan kepalanya membentur pot bunga beton yang berada di pulau jalan.

Pengendara Motor Tabrak Nenek Berusia 78 Tahun hingga Tewas
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Petugas Satlantas Polres Dairi menunjukkan sepeda motor Suzuki Smash BK 5837 KF yang menabrak Bennaris Rajagukguk (78) di kawasan Ahmad Yani, Sidikalang hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Sepeda motor itu dikendarai oleh Josua Sigalinggi (15). 

Laporan Wartawan Tribun Medan,/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Seorang nenek berusia 78 tahun bernama Bennaris Rajagukguk warga Air Bersih No 41, Sidikalang, Dairi tewas setelah menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

Kasatlantas Polres Dairi, AKP Pittor Gultom menjelaskan peristiwa nahas tersebut berawal ketika korban yang hendak menyebrang di kawasan Jalan Ahmad Yani, Sidikalang pada Minggu (16/12/2018) sekitar pukul 15.30 WIB secara tiba-tiba dihantam sepeda motor Suzuki Smash BK 5873 KF yang dikendarai Josua Sigalingging (15) warga Desa Belang Malum, Dairi.

"Akibatnya, tubuh korban langsung tercampak dan kepalanya membentur pot bunga beton yang berada di pulau jalan. TKP-nya berada tepat di simpang SMP Negeri 3 Sidikalang," kata Pittor, Senin (17/12/2018).

Lebih lanjut, Pittor menerangkan bahwa berdasarkan keterangan dari pengemudi sepeda motor, saat berkendara Josua mengaku tidak memperhatikan adanya orang yang akan menyebrang.

"Jadi dari saksi-saksi, diketahui kendaraan sepeda motor melaju dari arah Jalan Sisingamangaraja hendak menuju ke Jalan Pahlawan, Sidikalang. Sesampainya di TKP, secara tiba-tiba korban menyebrang dan pengemudi mengaku tidak dapat mengelakkan sepeda motornya," ungkapnya.

Mengetahui adanya peristiwa kecelakaan tersebut, masyarakat sekitar langsung menghubungi Satlantas Polres Dairi. Setibanya dilokasi dan melihat korban dalam keadaan kritis, maka petugas berinisiatif membawa ke RSUD Sidikalang untuk memberikan pertolongan.

"Diduga karena kehabisan banyak darah, korban meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit," ucapnya.

Sementara, pasca-peristiwa kecelakaan itu, pengemudi yang masih berusia 15 tahun kini masih dimintai keterangan oleh penyidik Satlantas Polres Dairi. Karena masih dibawah umur, pemeriksaan dilakukan dengan mendapat pendampingan dari orang tua Josua.

"Berdasarkan pengakuan orang tua, sepeda motor yang dikendarai pelaku dibawa tanpa sepengetahuan orang tuannya. Selain itu, karena pelaku masih dibawah umur, kami berupaya kasus ini diselesaikan secara diversi atau mediasi antara kedua belah pihak kekuarga," sebut Kanit Laka Satlantas Polres Dairi, Bripka Poltak Aritonang.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved