Sopir yang Positif Pengguna Narkoba Tidak Menyangka Ada Pemeriksaan Urine

Pemeriksaan urine ini sebelumnya diikuti oleh 100 orang sopir. Selain sopir bus antar Provinsi juga diikuti oleh sopir angkutan kota.

Sopir yang Positif Pengguna Narkoba Tidak Menyangka Ada Pemeriksaan Urine
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Para sopir didata BNN untuk selanjutnya diperiksa urine, Rabu (19/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Delapan orang sopir angkutan terindikasi positif menggunakan narkoba setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) Deliserdang melakukan pemeriksaan urinenya di terminal Lubukpakam Rabu, (19/12/2018).

Pemeriksaan urine ini turut dibantu oleh Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Satlantas Polres Deliserdang.

Pemeriksaan urine ini sebelumnya diikuti oleh 100 orang sopir. Selain sopir bus antar Provinsi juga diikuti oleh sopir angkutan kota.

Informasi yang dihimpun delapan orang yang terindikasi positif menggunakan narkoba itu yakni IS, OWN, YR, SS, SZH, TA, RAT dan ZF. Setelah diperiksa dan diketahui hasilnya positif selanjutnya mereka pun tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan.

Penumpang yang sebelumnya mereka bawa terpaksa digantikan oleh rekannya sesama sopir cadangan. Selanjutnya mereka pun di bawa ke kantor BNN Deliserdang yang berada di komplek perkantoran Bupati Deliserdang.

Satu diantara sopir yang terindikasi positif pengguna itu adalah YR yang merupakan sopir KPUM 51. Sebenarnya trayek angkutan kota (Angkot) ini bukan melintasi kota Lubukpakam.

"Gak nyangka ada pemeriksaan.Sebenarnya jalur Medannya angkotku. Cuma tadi pagi aku disewa untuk mengantarkan anak TK untuk ke Museum Deliserdang. Aku tadi ngikuti dari belakang odong-odong yang juga bawa anak TK. Rupanya aku pun disuruh masuk ke terminal juga dan diperiksa,"kata YR.

Ditetapkan terindikasi sebagai pengguna narkoba tidak ada perlawanan dari delapan orang tersebut. Mereka pun hanya menurut ketika diarahkan oleh petugas BNN dan Dinas Perhubungan.

Delapan orang yang terindikasi ini merupakan sopir dari angkutan seperti Kupu Tiar 099, KPUM, Bus Bayu, Candra, Simpati Star dan Putra Pelangi.

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Deliserdang, MP Sagala mengatakan kegiatan pemeriksaan urine ini merupakan kegiatan rutin yang selalu tiap tahunnya mereka lakukan.

Selain menjelang musim mudik natal dan tahun baru seperti yang sekarang ini juga dilakukan ketika musim mudik hari raya Idul Fitri.

"Ada 100 sopir yang hari ini kita periksa urinenya. Bagi yang terindikasi positif sebagai pengguna tidak akan kita perbolehkan untuk melanjutkan perjalanan. Karena ini demi keamanan dan keselamatan penumpangnya,"ujar MP Sagala.

(dra/tribun-medan.com).

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved