Hingga Desember 2018, Polsek Berastagi Ungkap Puluhan Kasus Curanmor Dan Narkoba

Kalau curanmor itu ada 10 kasus dengan jumlah tersangka 13 orang, dan Narkoba sebanyak 37 kasus dengan jumlah tersangka 50 orang.

Hingga Desember 2018, Polsek Berastagi Ungkap Puluhan Kasus Curanmor Dan Narkoba
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Kanit Reskrim Polsekta Berastagi Iptu J Munthe (kiri), bersama Kanit Intel Ipda Trada Tarigan (kanan), mengintrogasi tiga tersangka penyalahgunaan narkoba, di depan ruang Unit Reskrim Polsekta Berastagi, Jalan Perwira, Berastagi, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun

Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Dalam rentang waktu satu tahun, unit Reskrim Polsekta Berastagi berhasil mengungkap puluhan kejahatan yang terjadi di seputar Kecamatan Berastagi.

Menurut data yang didapat, mulai 1 Januari hingga 20 Desember 2018, unit pimpinan Iptu J Munthe itu berhasil membongkar 11 kasus pencurian kendaraan bermotor (Ranmor), dan 37 kasus penyalahgunaan narkoba.

"Kalau curanmor itu ada 10 kasus dengan jumlah tersangka 13 orang, dan Narkoba sebanyak 37 kasus dengan jumlah tersangka 50 orang. Untuk Curanmor seluruhnya laki-laki, kalau narkoba 47 laki-laki dan tiga perempuan," ujar Kapolsekta Berastagi Kompol Aron Siahaan, didampingi Kanit Reskrim Polsekta Berastagi Iptu J Munthe, Kamis (20/12/2018).

Aron menyebutkan, untuk kasus narkoba pihaknya berhasil menyita berbagai jenis narkotika dari tangan para pelaku. Di antaranya, ratusan paket sabu-sabu seberat 60,42 gram, dan ganja seberat 3,27 Kg. Dirinya menyebutkan, kasus-kasus tersebut merupakan tangkapan dari seluruh pelosok wilayah Kecamatan Berastagi.

Hal ini juga diungkapkan oleh J Munthe, yang mengatakan pihaknya tidak memiliki kawasan khusus yang menjadi incaran. Karena menurut pengakuannya, seluruh tersangka baik Curanmor dan narkoba berhasil ditangkap dari tempat yang beragam.

"Untuk daerah yang rawan terjadi kejahatan sebenarnya menyeluruh, karena pelaku kejahatan tidak melihat kapan dan di mana, setiap ada kesempatan kalau ada niatnya pasti dilakukan," ungkap J Munthe.

Dirinya menyebutkan, seluruh kasus narkoba yang diungkap oleh unit Reskrim Polsekta Berastagi, sudah dilimpahkan ke Satnarkoba Polres Tanah Karo. Namun untuk kasus Curanmor, dirinya menyebutkan seluruhnya ditangani oleh Unit Reskrim Polsekta Berastagi.

"Khusus untuk kasus narkoba, tersangka dan barang bukti telah kita limpahkan ke Sat Narkoba Polres Tanah Karo. Tersangka dan barang bukti Curanmor sudah kita limpahkan ke Jaksa Penuntut Umum," ucapnya.

Dengan banyaknya kasus yang masih ditemukan di wilayah hukum Polsekta Berastagi, J Munthe mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif membantu petugas kepolisian dalam mengungkap seluruh tindak kejahatan. Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat, karena tidak dipungkiri kasus-kasus tersebut berhasil diungkap karena peran serta masyarakat.

"Kami minta juga kerjasamanya kepada masyarakat untuk berperan aktif, agar kita dapat mengahdahirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Diimbau juga kepada masyarakat agar terus berhati-hati dalam memarkirkan kendaraannya, dengan menambahkan kunci ganda," pungkasnya.

(cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved