Jelang Liburan Natal Dan Tahun Baru, Jajaran Polsekta Berastagi Persiapkan Rekayasa Lalu Lintas

satunya adalah memasang rambu-rambu penunjuk jalur alternatif, baik bagi pengunjung dari luar Berastagi maupun yang akan keluar.

Jelang Liburan Natal Dan Tahun Baru, Jajaran Polsekta Berastagi Persiapkan Rekayasa Lalu Lintas
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Kapolsekta Berastagi Kompol Aron Siahaan (kanan), dan Kanit Lantas Polsekta Berastagi Ipda P. Hutahean (kiri) memasang rambu penunjuk jalur alternatif di Simpang Jaranguda, Jalan Gundaling, Berastagi, Kamis (20/12/2018). Pengadaan rambu-rambu ini dipersiapkan untuk menyambut libur Natal dan tahun baru. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Memasuki musim libur Natal 2018 dan tahun baru 2019, seperti tahun-tahun sebelumnya kawasan wisata Berastagi akan dipadati oleh para wisatawan baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Dalam menghadapi lonjakan pengunjung dari luar daerah maupun masyarakat yang akan melakukan mudik, untuk itu jajaran Polsekta Berastagi mulai melakukan berbagai persiapan.

Salah satunya adalah memasang rambu-rambu penunjuk jalur alternatif, baik bagi pengunjung dari luar Berastagi maupun yang akan keluar. Seperti yang dilakukan oleh Kapolsekta Berastagi Kompol Aron Siahaan bersama Kanit Satlantas Polsekta Berastagi Ipda P. Hutahean, di persimpangan Hotel Internasional Sibayak, Jalan Gundaling, Berastagi, Kamis (20/12/2018).

Aron menyebutkan, rambu arahan tersebut digunakan sebagai petunjuk jalur alternatif dari Berastagi menuju Kota Medan melalui Jalan Jaranguda, yang akan tembus ke simpang pelawi Tongkoh. Dirinya mengungkapkan, persiapan rekayasa arus lalulintas ini ditujukan dalam memberikan kenyamanan kepada para pengguna jalan.

"Tentunya saat Natal dan tahun baru nanti Berastagi akan padat, makanya buat jalur alternatif ini untuk memberikannya kenyamanan bagi masyarakat. Baik para wisatawan yang akan menuju Berastagi, maupun masyarakat yang akan mudik ke berbagai daerah yang melintasi wilayah Kabupaten Karo," ujar Aron.

Padatnya arus lalulintas yang akan terjadi di wilayah Berastagi, tentunya akan membuat pengendara harus bersabar saat mengemudikan kendaraannya. Untuk itu dengan adanya rambu-rambu yang telah disediakan, Aron berharap dan mengimbau kepada para pengguna jalan agar bijak dalam memilih jalan dengan menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan.

"Diharapkan bagi para pengunjung agar lebih bijak dalam memilih jalan, terutama menggunakan jalan alternatif terlebih yang sudah dipasang penanda oleh Polsekta Berastagi," ucapnya.

Sebagai personel yang memiliki tugas utama mengenai lalulintas, P. Hutahean mengungkapkan jalur alternatif via Jaranguda ditujukan untuk menghindari kesadaran lalulintas di kawasan Peceren. Dirinya menyebutkan, untuk jalur Jaranguda menuju simpang Pelawi, terdapat tiga papan petunjuk arah.

"Mulai dari simpang Jaranguda, nanti menuju stasiun angkutan KAMA menuju simpang Pelawi sebelah kanan, setelah simpang Pelawi langsung ke kiri untuk jalur menuju Kota Medan," ungkapnya.

Selain Jaranguda menuju simpang Peceren, dirinya menyebutkan rambu-rambu petunjuk arah juga akan dipasang di kawasan Peceren dan listrik bawah. Untuk memperlancar arus lalulintas, dirinya mengatakan pihaknya juga akan menempatkan seluruh personel Satlantas Polsekta Berastagi di berbagai daerah yang rawan kemacetan.

"Personel kita ada 58 orang, nanti seluruhnya akan kita kerahkan untuk melancarkan arus lalulintas," ucapnya.

Hutahean mengungkapkan, daerah-daerah kawasan Berastagi yang dianggap rawan kemacetan ada beberapa titik. Seperti di persimpangan Tugu Kol, Tuju Juang, Pasar Buah, Simpang Jaranguda, Peceren, dan Listrik Bawah.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved