Lagi, Jenazah Korban Hilang Banjir Bandang Dairi Ditemukan

jasad Elfrida ditemukan oleh tim gabungan berada pada jarak 2 km dari lokasi gubuk miliknya.

Lagi, Jenazah Korban Hilang Banjir Bandang Dairi Ditemukan
TRIBUN MEDAN/HO BASARNAS
Jenazah Elfrida br Sinaga, korban banjir bandang ditemukan tim basarnas yang berlokasi 2 km dari lokasi banjir bandang, di Desa Bongkaras, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Dairi pada Kamis (20/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Pencarian korban hilang akibat peristiwa banjir bandang di Desa Bongkaras, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Dairi pada Kamis (20/12/2018) berhasil menemukan sesosok jenazah wanita yang tertimbun lumpur dan batang kayu.

Kepala BPBD Dairi, Bahagia Ginting membenarkan penemuan jenazah tersebut. Setelah dilakukan proses identifikasi, maka diketahui jenazah tersebut merupakan Elfrina br Sinaga.

"Pada pencaharian hari ini, dari tujuh orang hilang, telah ditemukan dua orang. Korban hilang kedua yang berhasil ditemukan itu, Elfrida boru Sinaga dalam keadaan meninggal dunia di Bongkaras," kata Bahagia, Kamis (20/12/2018).

Bahagia menjelaskan, jasad Elfrida ditemukan oleh tim gabungan berada pada jarak 2 km dari lokasi gubuk miliknya.

"Korban Elfrida ditemukan kurang lebih 2 kilometer, tertimbun lumpur dan kayu-kayuan dari lokasi banjir bandang," ungkapnya.

Selanjutnya, jenazah Elfrida br Sinaga dibawa ke RSUD Sidikalang.

Sebelumnya, salah satu korban hilang bernama Bariun Sitorus, warga Desa Longkatan, Kecamatan Silima Pungga-pungga telah berhasil ditemukan pada Rabu (19/12/2018) sekitar pukul 14.00 WIB.

Jenazah Bariun ditemukan di Sungai Soraya, Kota Subulussalam, Aceh oleh warga setempat. Proses identifikasi terhadap jasad Bariun Sitorus dilakukan setelah aparat kepolisian di Subulussalam mengirimkan foto penemuan jenazah di Sungai Soraya.

BPBD Dairi kemudian memperlihatkan penemuan foto jenazah kepada sejumlah keluarga yang anggota keluarganya hilang pascabanjir bandang.

Salah satu kerabat Bariun Sitorus mengenali jasad tersebut dan kemudian bersama petugas BPBD Dairi berangkat menuju rumah sakit di Subulussalam, Aceh untuk melihat secara langsung kondisi jenazah.

"Setelah dilihat langsung, benar itu jasad Bariun. Maka selanjutnya dibawa ke kampung halaman dan tiba di rumah duka pagi tadi jam 5 subuh," ungkap Bahagia, Kamis (20/12/2018) di Posko Bencana yang berada di Desa Bongkaras, Dairi.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved