Lelang Jabatan Eselon II Deliserdang, Pansel Pilih Tiga Nama Diajukan kepada Bupati

Masih kita bahas di tim sekarang ini (belum ada tiga nama). Kita kan (Pansel) masing-masing buat nilai dan sekarang ini belum direkap.

Lelang Jabatan Eselon II Deliserdang, Pansel Pilih Tiga Nama Diajukan kepada Bupati
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Pemkab Deliserdang dan Panitia Seleksi Lelang menggelar jumpa pers terkait dibukanya lelang jabatan oleh Bupati Ashari ,beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM- Peserta yang mengikuti pelaksanaan lelang jabatan di Deliserdang sudah menyelesaikan semua tahapan seleksi.

Adapun tahapan terakhirnya adalah proses wawancara yang diikuti peserta dengan menghadapi tim Panitia Seleksi (Pansel).

Ketua Tim Pansel lelang jabatan adalah Sekda Deliserdang, Darwin Zein dan Sekretaris Pansel, Agus Mulyono yang juga merupakan kepala Inspektorat Deliserdang.

Tiga orang lain yang menjadi anggota Pansel adalah Arsyad Lubis yang merupakan Kadis Pendidikan Sumut serta Prof Subhilhar pH.D dan Prof DR Abdul Rauf MP. Saat ini Pansel pun sedang menentukan siapa tiga orang yang mendapat nilai tertinggi dari masing-masing formasi jabatan yang dilelang. Tiga nama yang mendapat nilai terbaik akan dikirimkan ke Bupati Ashari untuk selanjutnya dipilih.

"Masih kita bahas di tim sekarang ini (belum ada tiga nama). Kita kan (Pansel) masing-masing buat nilai dan sekarang ini belum direkap. Kan baru saja selesai tahapan wawancara,"ujar Agus Mulyono Kamis, (20/12).

Ia menjelaskan setelah direkap baru kemudian dinaikkan ke Bupati. Karena saat ini sudah mendekati akhir tahun pejabat yang terpilih akan dilantik paling cepat dibulan Januari mendatang. Karena tahapan dan hasil lelang jabatan ini juga akan dilaporkan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Sebelumnya pada saat tahapan Tes Kompetensi Managerial (TKM) dari 35 orang peserta yang mendaftar ada sebanyak 8 orang yang dinyatakan tidak lulus. Dari 8 orang itu ada 3 diantaranya yang benar-benar langkahnya terhenti akibat didua formasi jabatan yang ia daftari dua-duanya tidak lulus. Tiga orang itu yakni Azwar, David Evrata Tarigan dan Ahmad Hunain Sah yang merupakan pendaftar dari Kabupaten Batubara. Sementara untuk yang lima orang lagi masih berpeluang di satu formasi karena satu formasi yang mereka ambil sudah dinyatakan tidak lulus. Kelima orang itu yakni Khairul Saleh, Remus Hasilkan, Ahmad Efendy Siregar, Hasan Basri Harahap dan Mukti Ali.

Sekretaris Sekretariat Pelaksanaan Lelang Jabatan Deliserdang, M Yusuf mengatakan kalau pada saat tes tahapan wawancara ada dua orang yang tidak hadir. Kedua orang itu yakni Ahmad Efendy Siregar yang merupakan Sekretaris Kesbang dan Khairul Saleh Camat STM Hilir. Ia mengaku tidak mendapat kabar mengapa kedua orang tersebut tidak hadir mengikuti tahapan wawancara yang dilaksanakan di Cordela Medan Jln HM Yamin, Medan.

" Ya karena mereka tidak hadir ya dianggap gugur lebih dulu lah. Enggak tahu juga kita kenapa mereka enggak datang. Khairul Saleh dan Ahmad Efendy Siregar memang sama-sama tidak lulus di formasi jabatan Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik tapi untuk formasi jabatan Kepala Badan Kepegawaian Daerah mereka masih lulus dan bisa ikuti proses wawancara. Tapi mereka tidak datang ya sudah tidak bisa lagi lah, cuma mereka berdua saja yang tidak hadir,"kata M Yusuf.

Ada Enam kursi jabatan yang dilelang oleh Bupati Ashari yakni jabatan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kadis Pendidikan, Kadis Kesehatan, Kadis Sosial, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu serta Staf Ahli Pemerintahan, Hukum dan Politik.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved