Selamat dari Longsor, Alpen Marpaung Nyanyi Kidung Pujian saat Natal

Alpen tampak riang bergurau dengan anak-anak lainnya di halaman rumah kayu tempat dia tinggal saat ini.

Selamat dari Longsor, Alpen Marpaung Nyanyi Kidung Pujian saat Natal
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Alepen Marpaung (5), saat berinteraksi dengan Gerakan Mahasiswa Batak Toba (Gemabato) di Desa Pintu Pohan, Tobasa (23/12/2012) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.COM, PINTUPOHAN -Kondisi psikologis Alpen Marpaung (5) sudah mulai membaik pasca longsor yang menelan korban jiwa 10 orang pada 12 Desember 2018 lalu di Desa Halado, Tobasa. Alpen sudah bisa normal bermain bersama teman-teman seusianya, di Desa Pintu Pohan, Tobasa, Rabu (26/12/2018.

Alpen tampak riang bergurau dengan anak-anak lainnya di halaman rumah kayu tempat dia tinggal saat ini.

Kini dia dibesarkan abang kandung mendiang ayahnya, Lamhot Marpaung. Jeki Marpaung (12) abang kandung Alpen juga tinggal bersamanya setelah selamat bersama dari kejadian tersebut.

Pada peristiwa lalu, ayahnya Kasmer Marpaung dan ibunya Rosdiana Nainggolan, serta kakaknya Nia Marpaung ditemukan tewas dalam peristiwa tersebut. Termasuk, keluarga Tambunan, yang merupakan korban tiga generasi yang terdiri dari satu kakek yakni Bantu Tambunan (70) kakek, dan anaknya Jones Tambunan (45), Nurcahaya Marpaung istrinya Jones, (40) serta ketiga cucunya Ambrin Tambunan (L13), Ahmadi Tambunan (L, 23) dan Serly Tambunan (P, 19).

Sementara Sutan Marpaung yang sempat menyelamatkan Jeki dan Alpen, turut meninggal dan baru ditemukan pada Senin 24 Desember 2018.

Boru Sitanggang, (Kakak ipar Kasmer Marpaung) kepada Tribun mengatakan, sepeninggal ayah, ibu dan kakaknya Nia Marpaung, Alpen sudah mulai membaik kesehariannya. Dia kini dapat berinteraksi dengan baik. Meski, terkadang beberapa hari lalu mengaak nenek (oppungnya, boru Situmorang) ke Sidikkalang agar tidak lagi teringat-teringat ibunya.

"Dia kemarin, sempat ngajak oppungnya ke Sidikkalang. Katanya, biar lupa,"ujar Boru Sitanggang.

Beberapa hari lalu, tepatnya Minggu (23/12/2018) saat dikunjungi Tribun,

Alpen tampak bermain dengan anak seusianya di Desa Pintu Pohan. Bersamaan dengan itu, dia dan abangnya Jeki mendapat kunjungam dari kerabat dan famili, termasuk organisasi Gerakan Mahasiswa Batak Toba (gemabato).

Halaman
123
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved