Bupati Ashari Tambunan: Deliserdang Memiliki Keanekaragaman Hayati yang Luar Biasa

Pemerintah Kabupaten Deliserdang memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) yang digelar sebagai media kampanye

Bupati Ashari Tambunan: Deliserdang Memiliki Keanekaragaman Hayati yang Luar Biasa
TRIBUN MEDAN/HO
Peringatan HCPSN di Deliserdang dihadiri Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan, Ketua TP PKK Ny Hj Yunita Ashari, Anggota DPRD Deliserdang Erwan, Para Pimpinan OPD, Camat se Deliserdang, Kepala Desa/Lurah Se Kecamatan Percut Seituan, juga dihadiri ratusan masyarakat, baik pencinta alam, pencinta lingkungan maupun pencinta satwa, Kamis (27/12/2018) di daerah wisata kuliner Bagan Percut Seituan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, PERCUT - Pemerintah Kabupaten Deliserdang memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) yang digelar sebagai media kampanye dan meningkatkan kepedulian, perlindungan, pelestarian puspa dan satwa nasional serta menumbuhkan dan mengingatkan akan pentingnya puspa dan satwa dalam kehidupan manusia.

Peringatan HCPSN di Deliserdang dihadiri Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan, Ketua TP PKK Ny Hj Yunita Ashari, Anggota DPRD Deliserdang Erwan, Para Pimpinan OPD, Camat se Deliserdang, Kepala Desa/Lurah Se Kecamatan Percut Seituan, juga dihadiri ratusan masyarakat, baik pencinta alam, pencinta lingkungan maupun pencinta satwa, Kamis (27/12/2018) di daerah wisata kuliner Bagan Percut Seituan.

Peringatan HCPSN di Deliserdang dengan tema “Mari selamatkan puspa dan satwa Indonesia” ini dihadiri Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan, Ketua TP PKK Ny Hj Yunita Ashari, Anggota DPRD Deliserdang Erwan, Para Pimpinan OPD, Camat se Deliserdang, Kepala Desa/Lurah Se Kecamatan Percut Seituan, juga dihadiri ratusan masyarakat, baik pencinta alam, pencinta lingkungan maupun pencinta satwa, Kamis (27/12/2018) di daerah wisata kuliner Bagan Percut Seituan.

Dalam acara tersebut juga diadakan beberapa kegiatan dalam rangka HCPSN yakni lomba gerakan pungut sampah dan pilah sampah (Clean Up), lomba puisi anak-anak sekolah, lomba burung berkicau, lomba foto dengan tema lestarikan puspa dan satwa serta penyerahan bibit pohon sebanyak 200 bibit pohon dari PT Sumatera Deli Indah.

Peringatan HCPSN di Deliserdang dihadiri Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan, Ketua TP PKK Ny Hj Yunita Ashari, Anggota DPRD Deliserdang Erwan, Para Pimpinan OPD, Camat se Deliserdang, Kepala Desa/Lurah Se Kecamatan Percut Seituan, juga dihadiri ratusan masyarakat, baik pencinta alam, pencinta lingkungan maupun pencinta satwa, Kamis (27/12/2018) di daerah wisata kuliner Bagan Percut Seituan.

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan ketika menyampaikan sambutan menyampaikan bahwa Deliserdang memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa. Semua itu adalah karunia dan anugerah dari, Tuhan Yang Maha Esa, yang harus kita syukuri.

“Deliserdang memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa. semua itu adalah karunia dan anugerah Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, yang harus kita syukuri, dengan cara mengelola dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya, agar sebesar besarnya mendatang kemakmuran, bukan hanya bagi generasi sekarang, akan tetapi juga bagi generasi di masa mendatang”, kata Ashari Tambunan.

Peringatan HCPSN di Deliserdang dihadiri Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan, Ketua TP PKK Ny Hj Yunita Ashari, Anggota DPRD Deliserdang Erwan, Para Pimpinan OPD, Camat se Deliserdang, Kepala Desa/Lurah Se Kecamatan Percut Seituan, juga dihadiri ratusan masyarakat, baik pencinta alam, pencinta lingkungan maupun pencinta satwa, Kamis (27/12/2018) di daerah wisata kuliner Bagan Percut Seituan.

“Puspa dan satwa sebagai bagian dari keanekaragaman hayati, merupakan modal yang sangat penting, bagi pemenuhan kebutuhan dasar serta menjaga keseimbangan ekosistem. Oleh karena itu, upaya dalam perlindungan dan pelestariannya pun, sangatlah diperlukan. namun kita menyadari sedalam dalamnya, bahwa tidaklah mudah di dalam membangun kesadaran dan membentuk kecintaan masyarakat terhadap puspa dan satwa”, lanjutnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Artini Marpaung menyampaikan bahwa Puspa dan Satwa Indonesia merupakan aset keanekaragaman hayati yang penting yang memberikan kontribusi 40% ekonomi dunia.

Sebanyak 80% kebutuhan masyarakat miskin berasal dari keanekaragaman hayati yang dapat dimanfaatkan secara tradisional untuk pangan, pakaian, energi, peralatan dan lain sebagainya. Sektor pertanian dan sektor kedokteran sangat mengandalkan aset keanekaragaman.

Karenanya kegiatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional bertujuan untuk membangun kepedulian dan gerakan masyarakat untuk membudidayakan tanaman puspa khas Indonesia dan mencegah pemburuan satwa yang dilindungi.

Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved