Kunjungi Lokasi Banjir Bandang, Bupati Dairi Terpilih Serahkan Bantuan dan Datangi Rumah Korban

Setiap kejadian pasti ada pelajaran atau hikmah yang dapat dipetik. Alam sangat besar perannya bagi kehidupan.

Kunjungi Lokasi Banjir Bandang, Bupati Dairi Terpilih Serahkan Bantuan dan Datangi Rumah Korban
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Bupati Dairi terpilih, Eddy Keleng Ate Berutu (kemeja putih) menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Desa Bongkaras, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Dairi pada Kamis (27/12/2108). Sebelumnya desa tersebut terkena bencana banjir bandang pada pekan lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Bupati Dairi terpilih periode 2019-2024, Eddy Keleng Ate Berutu mengunjungi Desa Bongkaras, Kecamatan Silima Pungga-pungga yang merupakan satu dari dua desa yang terkena bencana banjir bandang beberapa waktu lalu.

Kehadiran Eddy untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang tertimpa musibah dengan memberikan sejumlah bantuan berupa obat-obatan dan makanan. Selain itu, ia juga melihat secara dekat dampak dari bencana tersebut.

Bahkan Eddy Berutu mendatangi rumah-rumah warga yang anggota keluarganya turut menjadi korban.

"Kedatangan saya untuk memberikan santunan kepada masyarakat yang tertimpa musibah. Saya juga ingin merasakan langsung apa yang dirasakan oleh masyarakat kita yang terkena bencana banjir bandang," kata Eddy, Kamis (27/12/2018).

Ia pun berharap seluruh masyarakat dan pemerintah dapat memetik pelajaran dari peristiwa bencana banjir bandang ini. Sehingga kedepannya, secara bersama-sama untuk dapat saling menjaga lingkungan tempat tinggal yang ada di Kabupaten Dairi, terutama kawasan hutan.

"Setiap kejadian pasti ada pelajaran atau hikmah yang dapat dipetik. Alam sangat besar perannya bagi kehidupan, sehingga apabila ada perubahan alam disekitar tempat tinggal kita, maka akan terjadi kestabilan batu, maka perlu bersama-sama menjaga alam. terutama hutan. Apalagi kondisi iklim akhir-akhir tak menentu," sebutnya.

Ia pun tak menutup mata dengan kondisi pertanian milik masyarakat yang hancur akibat banjir bandang. Meski baru akan dilantik pada Juni 2019, Eddy mengaku tengah merumuskan konsep terhadap lahan-lahan pertanian yang terdampak.

Eddy juga mengapresiasi kinerja yang dilakukan Pemkab Dairi saat ini, dalam menangani bencana banjir bandang, khususnya kepada petugas yang tak mengenal waktu turun ke lapangan.

"Kedepan apa yang menjadi kekuatan masyarakat Dairi, yaitu pertanian akan kami dukung sepenuhnya, sehingga hasil pertanian akan meningkat dan bisa kami pasarkan. Butuh waktu untuk mensejahterahkan petani di dairi. Sehingga kami memikirkan bagaimana merehabilitasi hidup masyarakat disini, agar kehidupan masyarakat bisa berlanjut," ujarnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved