Mark Dinamics Indonesia Berikan Kesempatan Besar Investor jadi Bagian Pemegang Saham

Persetujuan ini membuat nilai nominal saham Perseroan yang tadinya Rp 100 per saham akan dipecah dengan rasio 1:5 menjadi Rp 20 per saham.

Mark Dinamics Indonesia Berikan Kesempatan Besar Investor jadi Bagian Pemegang Saham
TRIBUN MEDAN/HO
Komisaris PT Mark Dinamics Indonesia Tbk (MARK) Dompak Pasaribu, Presiden Komisaris Chin Kien Ping, Presiden Direktur, Ridwan, Direksi Cahaya Dewi Br. Surbakti, Direksi Sutiyoso bin Risman dan Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Medan Pintor Nasution dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Mark Dinamics Indonesia Tbk (MARK), Kamis (27/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda Rizka S Nasution

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PT Mark Dinamics Indonesia Tbk (MARK) memberikan kesempatan lebih besar kepada investor untuk menjadi bagian dari pemegang saham dan likuiditas perdagangan saham akan meningkat.

Hal tersebut terjadi setelah para pemegang saham menyetujui rencana pemecahan nilai nominal saham (stock split) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) , Kamis (27/12/2018).

Dihadiri oleh 86 persen pemegang saham, persetujuan ini membuat nilai nominal saham Perseroan yang tadinya Rp 100 per saham akan dipecah dengan rasio 1:5 menjadi Rp 20 per saham.

Agenda yang dilaksanakan Wing Hotel Kualanamu ini otomatis akan meningkatkan jumlah saham beredar yang yang tadinya sebanyak 760.000.062 saham akan menjadi 3.800.000.310 saham.

"Hal ini tentunya memberikan kesempatan lebih besar kepada investor untuk menjadi bagian dari pemegang saham dan likuiditas perdagangan sahamnya akan meningkat. Ini juga akan membawa harapan baru untuk investor sehingga menikmati provit," ungkap Presiden Direktur PT Mark Dynamics Indonesia Tbk Ridwan

Aksi yang dilakukan oleh produsen cetakan sarung tangan kesehatan pertama dan satu-satunya di Indonesia ini akan meningkatkan jumlah saham beredar sebanyak lima kali lipat dan diharapkan dapat mendorong likuiditas perdagangan sahamnya di Bursa Efek lndonesia (BEI).

Ridwan melaporkan, perdagangan saham MARK di BEI pada tahun 2018, hingga akhir bulan November 2018, tercatat rata-rata sebesar 1,35 juta saham per hari atau 13.500 lot. Menyusul persetujuan pemegang saham atas rencana stock split, diharapkan perdagangan saham Perseroan akan sernakin tinggi baik jumlah saham maupun frekuensinya.

"Bisnis kita unik. Satu-satu yang ada di Indonesia bahkan di dunia pun langka. Kita hitung tidak lebih dari 10 di dunia. Dari segi kapasitas, MARK kuasai pangsa pasar 30 hingga 33 persen di dunia. Kita suplay 33 persen 2018. Tahun depan mungkin bisa naik lagi," lanjutnya.

Tahun ini, Perseroan mendapatkan penghargaan dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pajak KPP Pratama Lubuk Pakam atas dedikasi dan peranan dalam Pembayaran Pajak sebagai Bagian dari Pengamanan Penerimaan Tahun 2018.

Halaman
12
Penulis: Nanda Rizka Nasution
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved