Sempat Diajak Jalan Santai Pemilik PT Maqbuul, Alasan Pria Ini Percaya hingga Tertipu

Ia dan keluarganya sempat diajak ikut kegiatan jalan santai oleh pemilik PT Maqbuul.

Sempat Diajak Jalan Santai Pemilik PT Maqbuul, Alasan Pria Ini Percaya hingga Tertipu
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Ilustrasi: Penipuan Travel Umrah 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Satu jemaah umrah yang gagal berangkat karena ditipu oleh PT Maqbuul merasa sangat kecewa.

"Orang mau ibadah kok ditipu," kata pria berlobe yang tidak mau menyebutkan namanya saat dijumpai di masjid Polda Sumut pascasalat Ashar, Jumat (28/12/2018).

Ia mengaku memilih travel PT Maqbuul selain karena sudah sembilan tahun berdiri di Kota Binjai tepatnya di Jalan Veteran, ia dan keluarganya sempat diajak ikut kegiatan jalan santai oleh pemilik PT Maqbuul.

"Saya tidak mengetahui bakal ditipu seperti ini. Karena kan itu travel keberangkatan umrah terlama di Kota Binjai. Makanya tidak ada berpikiran negatif dengan perusahaan travel itu,"ujarnya seraya meminta wartawan untuk tidak memfoto dirinya.

Ia mengaku, memang, travel tersebut sering terlambat memberangkatkan jemaahnya untuk umrah. "Biasanya keterlambatannya cuma tiga sampai lima hari. Nah, sekarang sudah tiga bulan sejak Oktober belum juga berangkat,"kesalnya.

Ia menyatakan pegawai PT Maqbuul, Mala mengatakan kepada dirinya kalau mereka akan berangkat umrah pada Oktober 2018. "Saya sering komunikasi dengan Mala untuk mempertanyakan kapan kami bisa berangkat umrah, mengingat dirinya dan keluarga sudah membayar uang perjalanan tersebut,"ujarnya.

Saat itu, sambungnya, komunikasi dengan pihak PT Maqbuul dalam hal ini Mala sering dilakukan dan masih bagus. "Sampai pada akhirnya kami disuruh menginap di hotel wings pada 18 Desember 2018 silam sebelum pihak PT Maqbuul menunda keberangkatan kami mulai dari Oktober, November sampai Desember sekarang,"katanya.

Ia mengaku dirinya membayar Rp19,5Juta untuk satu orang yang ingin memberangkatkan orang untuk umrah.

"Saya agak mahal karena saya umrahnya sampai ke Al Aqsa. Sedangkan para jemaah lain hanya di Mekkah saja,"terangnya.

Kalau jemaah umrah yang sampai Aqsa itu dikenakan biaya untuk satu orang sebanyak Rp30-35Juta.

"Ada 12 orang yang sampai ke Al-Aqsa. Sisanya yang 41 orang lagi, jamaah reguler. Jadi saya makanya murah karena harinya cuma sedikit. Cuma 10 hari. Sementara yang Rp30Juta itu sampai 13 hari,"katanya.

Masih dikatakan pria yang enggan menyebutkan namanya, jadwal batas waktu umrah berbeda-beda. Mulai dari sembilan sampai 13 hari.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved