Ketua IPK Sebut Larangan Pesta Tahun Baru di Pematangsiantar Berlebihan: Jangan Bawa Perasaan Lah

Ia juga merasa kebijakan Hefriansyah Noor sudah terlalu berlebihan dengan melarang adanya petasan di malam pergantian tahun.

Ketua IPK Sebut Larangan Pesta Tahun Baru di Pematangsiantar Berlebihan: Jangan Bawa Perasaan Lah
KOMPAS.com
Pembukaan Asian Games 2018 disertai pesta kembang api yang spektakuler. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR -Ketua Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Pematangsiantar Gregorius Purba tidak setuju dengan surat edaran Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor untuk melarang adanya pesta perayaan Tahun Baru.

Ia juga merasa kebijakan Hefriansyah Noor sudah terlalu berlebihan dengan melarang adanya petasan di malam pergantian tahun.

"Saya merasa yang dilakukan Wali Kota itu sudah berlebihan. Jangan berlebihanlah. Jangan baper (bawa perasaan) lah. Kota Siantar itu gak ada masalah dengan perayaan tahun baru," ujarnya, Sabtu (29/12/2018).

Gregorius yang biasa disapa Greg ini menilai Hefriansyah seperti membuat Kota Siantar tengah dalam masalah. Padahal, masyarakat Kota Siantar sejak dulu sangat ramah terhadap perayaan tahun baru atau pun perayaan lain.

"Dia (Hefriansyah) menganggap Kota Siantar ini ada masalah. Jangan berlebihanlah. Sejak dulu tidak ada peraturan seperti ini," ujarnya.

Greg juga sempat menceritakan saat masih kecil bersama Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor. Ia merasa ada yang aneh dalam pemikiran Hefriansyah dari hari ke hari.

Pemko Siantar Imbau Warga Gelar Acara Pergantian Tahun dengan Berdoa dan Beribadah, Larang Pawai

Kabar Terbaru Registrasi Kartu, Sanksi Blokir Pelangan Telkomsel, XL, Indosat, Smartfren, Axis dan 3

Greg Nwokolo Blak-blakan Ungkap Garneta Selingkuh di Kos & Bantah Tudingan, Ini Kata Sunan Kalijaga

 

Surat edaran Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah Nor tentang larangan acara malam tahun baru dan gunakan petasan untuk pergantian tahun.
Surat edaran Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah Nor tentang larangan acara malam tahun baru dan gunakan petasan untuk pergantian tahun. (Tribun Medan / Tommy Simatupang)

"Dulu kami main meriam bambu malam tahun baru, kami tertawa bersama. Begitu juga dengan malam lebaran, kami juga sama-sama tertawa. Ini kok begini dia sekarang," ujarnya seraya ini baru pertama kali terjadi di kota yang terkenal dengan toleransi tinggi.

Greg juga menanggapi tentang imbauan untuk hanya menggelar doa saat pergantian tahun. Menurutnya, seluruh masyarakat Kota Siantar pasti akan melaksanakan doa bersama.

Kabar Terbaru Registrasi Kartu, Sanksi Blokir Pelangan Telkomsel, XL, Indosat, Smartfren, Axis dan 3

CUACA BURUK Makan Korban, Dua Kapal Tenggelam, Kronologi dan Nasib Puluhan ABK-nya

"Kalau itu gak usah diajari. Semua warga pasti berdoa dan beribah saat pergantian tahun. Dari jaman dulu sampai sekarang Siantar seperti itu," katanya.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved