Bank Syariah Mandiri Edukasi Masyarakat untuk Berinvestasi Lewat Produk Emas

Memberikan kemudahan kepada para nasabah untuk mendapatkan produk-produknya, Bank Syariah Mandiri

Bank Syariah Mandiri Edukasi Masyarakat untuk Berinvestasi Lewat Produk Emas
TRIBUN MEDAN/Ayu Prasandi
Saat peresmian Konter Fungsional Operasional (KFO) di Gedung Mandiri Jalan Imam Bonjol Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Memberikan kemudahan kepada para nasabah untuk mendapatkan produk-produknya, Bank Syariah Mandiri (BSM) menghadirkan Konter Fungsional Operasional (KFO) di Gedung Mandiri Jalan Imam Bonjol Medan.

“Latarbelakang hadirnya outlet ini yaitu karena animo masyarakat terkait dengan produk dari Bank Syariah Mandiri yang berbasis emas yang cukup besar,” ujar Kepala Area Manager II Medan Gajah Mada, Achmad Dhani Nasution

Ia menjelaskan, untuk produk berbasis emas, Bank Syariah Mandiri (BSM) memiliki dua produk yaitu produk cicil emas dan produk gadai emas yang keduanya cukup banyak diminati masyarakat.

“Artinya permintaan masyarakat dan salah satunya kita melihat untuk percepatan itu kita lewat sinergi dengan Mandiri Group. Jadi alhamdulilah Mandiri Group sangat support sekali dengan perkembangan bisnis,” jelasnya.

Ia menerangkan, Mandiri Group juga sangat menyuport terhadap perkembangan usaha dari produk berbasis emas Bank Syariah Mandiri yang salah satu bentuk suportnya adalah dengan kehadiran outlet tersebut.

“Terkait transaksi berbasis emas yaitu cicilan dan gadai merupakan pilihan untuk masyarakat. Alhamdulilah saat ini Bank Syariah Mandiri juga sudah memiliki produk berbasis emas tersebut,” terangnya.

Ia menuturkan, produk emas tersebut bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan dana cepat untuk usaha atau kebutuhan lainnya, dan dengan emas cepat mendapatkan dana tunai.

“Ditambah lagi Bank Syariah Mandiri memiliki produk cicil emas yang mempertimbangkan dan memberikan edukasi bagaimana nantinya ke depan masyarakat bisa sejahtera dengan berinvestasi emas,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, Bank Syariah Mandiri memberikan kemudahan dengan menawarkan produk cicilan. Produk emas yang dicicil bukan berupa perhiasan melainkan berupa logam mulia.

“Kalau bicara terkait transaksi, tercatat hingga Desember 2018, portfolio gadai emas dan cicil emas Bank Syariah Mandiri area manager II mencapai Rp 70 miliar dengan asset Rp 136 miliar,” ungkapnya.

Ia mengatakan, Bank Syariah Mandiri ingin mengedukasi bagaimana masyarakat bisa berinvestasi yang nanti betul-betul memiliki nilai dan tidak turun. Perkembangan harganya akan naik terus.

“Kita menargetkan pada 2019 mendatang pertumbuhannya bisa naik 30 persen dari tahun sebelumnya, menginagt produk cicil emas dan gadai emas umumnya menyasar segmen ibu rumah tangga, karyawan dan masyarakat,” katanya.

(pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved