Polres Tapsel Tangani Tiga Perkara Korupsi Sepanjang 2018, Satu Kasus Sudah Masuk Ranah Pengadilan

Dugaan kerugian negara senilai Rp 300 juta dari pembangunan pasar yang merogoh anggaran sekitar Rp 1,3 miliar pada APBD 2014 lalu.

Polres Tapsel Tangani Tiga Perkara Korupsi Sepanjang 2018, Satu Kasus Sudah Masuk Ranah Pengadilan
TRIBUN MEDAN/NANDA F BATUBARA
Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Adib saat memperlihatkan piagam penghargaan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian PAN RB di Mapolres Tapanuli Selatan, Minggu (30/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, TAPANULI SELATAN - Sepanjang 2018, Polres Tapanuli Selatan menangani tiga perkara kasus korupsi.

Satu di antara tiga kasus ini sudah masuk ke proses peradilan. Yakni kasus dugaan korupsi pembangunan pasar tradisional Situmbak, Sipirok, Tapanuli Selatan.

Polres Tapanuli Selatan mengungkap dugaan kerugian negara senilai Rp 300 juta dari pembangunan pasar yang merogoh anggaran sekitar Rp 1,3 miliar pada APBD 2014 lalu tersebut.

Dua tersangka yang dilimpahkan ke kejaksaan adalah mantan Kepala Dinas Koperindag Pemkab Tapanuli Selatan Awaluddin Sibarani dan Kuasa Pengguna Anggaran Nurhayati.

"Ke depan harapan kami kinerja dapat meningkat. Yang mana salah satunya dalam melaksanakan program Kapolri, terutama inovasi pelayanan," ujar Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Adib di Mapolres Tapanuli Selatan, Minggu (30/12/2018).

Di samping kasus ini, Polres Tapanuli Selatan juga tengah mengusut dua kasus dugaan tindak pidana korupsi lainnya.

Yakni dugaan korupsi uang operasional dan nasabah pada Kantor Pos Sipiongot, Padanglawas Utara.

Petugas mengendus adanya kerugian negara senilai Rp 600 juta. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses sidik.

Kemudian, Polres Tapanuli Selatan juga tengah memproses kasus dugaan korupsi dana bansos dari Kementerian Sosial terkait pembangunan Sekolah Luar Biasa di Sigama, Padanglawas Utara.

Petugas menduga adanya kerugian negara mencapai Rp 230 juta dari anggaran senilai Rp 1,7 miliar.

Di sisi lain, Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Adib juga memajang piagam penghargaan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian PAN RB.

"Bulan ini kita juga menerima penghargaan WBK dari Menteri PAN RB. Kita harap capaian ini dapat dijaga dan ditingkatkan pada tahun depan," ujar Irwa.

(nan/tribun-medan.com)

Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved