Jalan Alternatif Lebih Baik, Meski Jembatan Kembar Masih Memungkinkan Dilalui Kendaraan

Sehingga bila terjadi tanda akan longsor maka bisa diatasi dengan cepat, dan juga kendaraan bisa segera dicegah agar tidak terjebak.

Jalan Alternatif Lebih Baik, Meski Jembatan Kembar Masih Memungkinkan Dilalui Kendaraan
Tribun Medan/Arjuna Bakkara
Kendaran sudah normal di Jalinsum Senin (31/12/2018), tepatnya di jembatan Kembar Parapat yang sempat tertimbun longsor, Minggu (30/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.COM, PARAPAT - Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Nagori Sibaganding, Parapat, Kabupaten Simalungun, kembali menerjang Jembatan Kembar (Sidua-dua) Kamis (3/1/2019).

Bahu jalan sempat tertutup material longsor, namun sekitar pukul 4 sore hari, berjalan normal setelah material longsor dibersihkan.

"Sekarang sedang menjaga keselamatan para pengemudi. Lalu lintas sudah mulai lancar lagi, tetapi kami memberlakukan satu arah,"ujarnya.

Tindakan itu dilakukan demi menghindari tumpukan kendaraan, sehingga bila terjadi tanda akan longsor maka bisa diatasi dengan cepat, dan juga kendaraan bisa segera dicegah agar tidak terjebak.

Kapolsek Parapat, AKP Bambang Priyatno mengatakan, longsoran yang menutupi jembatan kali ini lebih besar daripada sebelumnya. Katanya, longsor terjadi sekitar 12.05 WIB, pada saat Polisi dan Muspika memang sudah berjaga di lokasi Kejadian.

"Jadi, karena kita sudah mendengar suara gemuruh dari atas untuk lalu lintas langsung kita hentikan. Kendaraan kita stop dan kita arahkan putar balik ke Arah Kota Parapat mencari kantong-kantong Parkir,"ujarnya.

Pada pukul 1.45 mereka sudah bekerja membersihkan material longsor. Pukul empat sore, kendaraan sudah berjalan lancar meski satu arah.

Bekerjasama dengan TNI, mereka juga melakukan pengawasan di titik longsor dengan menempatkan personel tepatnya di Bangun Dolok. Mereka melakukan monitor selama 24 jam. Sehingga, ketika terjadi tanda longsor disertai suara gemuruh, tidak sampai ada yang terjebak.

"Karena situasi memang rawan longsor, tim juga kita buat memonitor di atas. Begitu ada infor dari atas, kendaraan kami suruh balik kanan terus, makanya seperti pada video itu kendaraan sudah dikosongkan sebelumnya, dan syukur tidak ad korban jiwa,"tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved