Segini Upah Sektoral di Deliserdang yang Ditetapkan Gubernur Edy Rahmayadi

Tertera pada tahun ini jenis sektor ada 9 namun untuk subsektor ya ada sebanyak 65 jenis industri.

Segini Upah Sektoral di Deliserdang yang Ditetapkan Gubernur Edy Rahmayadi
Humas Pemprov Sumut
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat membuka Kejuaraan Karate Kajatisu Open I se Sumut tahun 2018, di Gelanggang Olahraga (Gor) Mini Disporasu Jalan Williem Iskandar Medan, Selasa (4/12) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Deliserdang tahun 2019 diketahui sudah ditetapkan oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Besarannya sudah ditetapkan dalam Keputusan Gubernur Sumut nomor 188.44/1571/KPTS/2018 yang ditandatangani pada 31 Desember.

Saat ini Dinas Ketenagakerjaan Deliserdang pun mulai mensosialisasikannya kepada perusahaan-perusahaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Jumat, (4/1/2018), jika pada tahun lalu di Deliserdang ada 63 jenis sektor pekerjaan namun pada tahun ini ada perubahan pengklasifikasian jenis sektor.

Tertera pada tahun ini jenis sektor ada 9 namun untuk subsektor ya ada sebanyak 65 jenis industri. Ini mengartikan bahwasanya dengan terbitnya Permenaker nomor 15 tahun 2018 jumlah sektor bertambah bukan berhalangan seperti yang dikhawatirkan kaum buruh selama ini.

Di tahun 2019 untuk sektor terendah besaran upahnya Rp 2.967.909. Ini hanya untuk industri barang dari karet. Besaran upah ini hanya selisih Rp 29.385 dari besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Deliserdang tahun 2019 yang ditetapkan sebelumnya oleh Gubernur sebesar Rp 2.938.524. Untuk industri terendah diatasnya sebesar Rp 3.085.450. Ini meliputi industri seperti perkebunan buah kelapa sawit, industri gula pasir, industri produk roti dan kue, penggalian batu pasir dan tanah liat.

Sementara itu untuk sektor yang paling besar ada pada industri pengubah tegangan (transformator), pengubah arus (rectifier) dan pengontrol tegangan. Untuk industri ini besar upahnya ditetapkan sebesar Rp 3.291.146. Dalam keputusan Gubernur itu ditegaskan kalau besaran UMSK mulai berlaku sejak 1 Januari 2019.

Besaran UMSK yang telah ditetapkan Gubernur Edy Rahmayadi ini pun telah dilaporkan Pelaksana tugas (Plt) Kadisnaker Deliserdang, Norma Siagian ke Bupati Ashari Tambunan. Norma menyebut kalau pihaknya baru mengambil SK penetapan UMSK ini satu hari sebelumnya. Ia meminta agar seluruh perusahaan dapat berpedoman pada UMSK dalam membayarkan upah kepada pekerjanya.

"Ya inikan sudah ditandatangani Gubernur. Jadi perusahaan wajib untuk membayarkan upah sesuai apa yang telah ditetapkan. Tidak boleh ada perusahaan yang tidak membayarkan upah kepada pekerjanya dibawah apa yang telah ditentukan," kata Norma Siagian.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved