Soal Upah, Ini Poin Penting yang Dibuat Edy Rahmayadi untuk Perusahaan di Deliserdang

Sekarang kan untuk pengawasan hanya ada di provinsi. Kalau besarannya sudah sesuai dengan apa yang direkomendasikan.

Soal Upah, Ini Poin Penting yang Dibuat Edy Rahmayadi untuk Perusahaan di Deliserdang
Tribun Medan
Mustamar, Ketua Dewan Pengupahan kabupaten Deliserdang

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Ketua Dewan Pengupahan Daerah (Depeda) Kabupaten Deliserdang, Mustamar Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) yang ditetapkan Gubernur Edy Rahmayadi besarannya sesuai dengan apa yang direkomendasikan oleh Bupati Ashari Tambunan. 

Ia menyebut kalau UMSK ditetapkan pada 31 Desember 2018 dan mulai berlaku per 1 Januari 2019.

"Ya sekarang kita sosialisasikan lah sama perusahaan-perusahaan. Kalau misalnya ada perusahaan yang melanggar itu ya berarti tugas pengawasan. Sekarang kan untuk pengawasan hanya ada di provinsi. Kalau besarannya sudah sesuai dengan apa yang direkomendasikan,"kata Mustamar Jum,at, (4/1/2019).

Ada beberapa hal penting lain yang juga ditetapkan oleh Gubernur Edy Rahmayadi dalam mengeluarkan SK UMSK tahun 2019. Dalam poin kedua ditetapkannya bahwasanya UMSK merupakan upah terendah dan hanya berlaku bagi pekerja yang mempunya masa kerja 0 sampai 1 tahun.

Sedangkan pekerja yang mempunyai masa kerja 1 tahun atau lebih, pengusaha wajib memberlakukan ketentuan struktur dan skala upah dan diatur dalam pengaturan persyaratan kerja yang diatur perusahaan.

Pada poin ke tiga juga ditetapkan perusahaan yang telah memberikan upah lebih tinggi dari ketetapan UMSK dilarang mengurangi atau menurunkan upah.

Sedangkan pada poin keempat ditulis bagi perusahaan besar dan mampu membayar upah diatas upah minimum sektoral dapat dirundingkan secara Bipartit antara pekerja atau serikat pekerja buruh dengan pengusaha di perusahaan yang bersangkutan secara musyawarah dan dimuat dalam materi kesepakatan kerja. Selanjutnya keputusan ini membatalkan keputusan untuk penetapan UMSK pada tahun 2018 dan mulai berlaku sejak 1 Januari 2019.

Di tahun 2019 untuk sektor terendah besaran upahnya Rp 2.967.909. Ini hanya untuk industri barang dari karet. Besaran upah ini hanya selisih Rp 29.385 dari besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Deliserdang tahun 2019 yang ditetapkan sebelumnya oleh Gubernur sebesar Rp 2.938.524.

Sementara itu untuk sektor yang paling besar ada pada industri pengubah tegangan (transformator), pengubah arus (rectifier) dan pengontrol tegangan. Untuk industri ini besar upahnya ditetapkan sebesar Rp 3.291.146.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved