Kodim Langkat Bekuk Juwarni Pemilik Lapak Warung Isap Sabu, Sang Bandar Berhasil Kabur

Unit Intelijen Komando Distrik Militer 0203/Langkat menggrebek dua lokasi yang kerap dijadikan lapak transaksi narkotika.

Kodim Langkat Bekuk Juwarni Pemilik Lapak Warung Isap Sabu, Sang Bandar Berhasil Kabur
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Unit Intelijen Komando Distrik Militer 0203/Langkat menggrebek dua lokasi yang kerap dijadikan lapak transaksi narkotika. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Unit Intelijen Komando Distrik Militer 0203/Langkat menggrebek dua lokasi yang kerap dijadikan lapak transaksi narkotika. 

Satu di antarnya modus warung yang acap dijadikan lapak isap sabu berjemaah di Pasar III, Dusun III Adimulyo Hilir, Desa Emplasmen Kwalamencirim, Sei Bingai, Langkat, Jum'at (4/1) pukul 17.45.

Di warung tersebut, Intel Kodim mencokok lima orang pemakai sabu-sabu. Kelimanya yakni, M Ridwan (49) warga Jalan Rumbia Kelurahan Tanahseribu Binjai Selatan, Supriadi Tarigan (42) warga Jalan Gumba Pasar 10, Kelurahan Cengkehturi, Binjai Utara, Juwarni (48)‎ warga Pasar III, Dusun Adimulyo Hilir Desa Emplasmen Kwalamencirim Sei Bingai Langkat, Hendrik (40) dan Rizaldi (34) warga Jalan Imam Bonjol Gang Balai Kelurahan Setia Binjai Kota.

Dalam penggerebekan ini, personel Kodim menyaru sebagai pembeli atau undercover buy. Satu orang terduga bandar, Remi Surbakti alias Miah berhasil kabur melarikan diri, dari sergapan.

"Di rumah Juwarni, kami mengamankan sabu-sabu dalam plastik bening ukuran besar seberat 4,5 gram dan plastik bening ukuran kecil seberat 0,8 gram dengan total 5,3 gram,"‎ kata Perwira Seksi Intel Kodim Langkat, Kapten Selamat Jaya didampingi Komandan Unit Lettu Defrinal, Minggu (6/1).

Tim Intel Kodim juga mengamankan satu timbangan elektrik, dua KTP milik M Ridwan dan Supriadi, satu paspor‎ milik Remi Surbakti alias Miah, empat mancis, tiga pipet, dua rakitan bong, dua bungkus kantong plastik bening yang berisikan plastik bening berukuran kecil sebanyak 100 klip, serta dua buah alat isap sabu lengkap dengan kaca pirex.

Lettu Defrinal menegaskan akan melakukan pengejaran terhadap target utama, Remi Surbakti alias Miah. Miah disebut-sebut sering menggunakan warung Juwarni untuk melakukan transaksi sabu-sabu.

Dalam penggerebekan ini, Defrinal bilang bahwa selama ini, Juwarni merupakan pemilik warung. Dari informasi beredar, M Ridwan dan Supriadi Tarigan berhasil diamankan Intel Kodim sedang asyik mengonsumsi sabu di belakang warung Juwarni. Sedangkan dua orang lagi ditangkap usai mengonsumsi sabu hasil pengembangan.

"Kami dibantu BNNK Langkat mengamankan kelimanya, dalam melakukan penggeledahan di warung milik Juwarni. Penggeledahan dilakukan sesuai SOP dengan melibatkan Kepling setempat atas nama Suparno," ujarnya.

Dari warung Juwarni, Defrinal berkoordinasi dengan Pasi Intel dan Dandim Langkat Letkol Syamsul Alam untuk menerima perintah pengembangan. Kata Defrinal, Dandim Syamsul memerintahkan kepada prajurit untuk menyisir kediaman Remi Surbakti alias Miah di Lingkungan Kongsi, Kelurahan Tanahseribu, Binjai Selatan.

Jelang petang, tepat pukul 17.15 WIB, Intel Kodim tiba di TKP dimaksud, didampingi Kepling setempat atas nama Rismawati. Intel Kodim pun menggeledah sejumlah ruangan di kediaman Miah.

"Di rumah Miah tidak ada barang bukti. Si Miah ini sebenarnya sudah ditunggu (calon pembeli). Namun Miah sempat buang barang kemudian melarikan diri. Lolos Si Miah. Upaya kamu lakukan, hingga pengejaran Miah ke rumahnya sudah sesuai SOP dengan didampingi Kepling," ujar Defrinal.

Miah pun masuk target incaran selanjutnya. Kodim juga telah membawa lima terduga tersangka dan barang bukti ke Kantor Unit Intel Kodim Langkat guna pemeriksaan lebih lanjut. Lima orang terciduk dan barang bukti‎ diserahkan ke BNNK Langkat guna penyidikan lanjut dan proses hukum. (Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved