Yolanda Duduki Ranking 23 dari 43 Atlet saat Berlaga Lawan Senior di Pra Olimpiade di Turkmenistan

Ya sudah saya lalu dipanggil sama pelatih pak Muhammad Rusli. Terus dia yang suruh latihan

Yolanda Duduki Ranking 23 dari 43 Atlet saat Berlaga Lawan Senior di Pra Olimpiade di Turkmenistan
Tribun Medan / Yolanda Putri
Yolanda Putri atlet angkat besi Sumatera Utara yang juga memperkuat Indonesia di Asian Games 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -Menjadi seorang atlet angkat besi, awalnya sama sekali tidak ada terpikir dalam benak Yolanda Putri.

Namun pertemuannya dengan pelatih angkat besi Muhammad Rusli saat SD, menjadi awal bagi dirinya mulai berlatih dan menekuni cabang olahraga angkat besi  hingga bisa menorehkan sejumlah prestasi hingga saat ini.

"Dulu waktu SD kelas VI, waktu mau pulang sekolah, saya tuh ke lapangan PABBSI di Helvetia sama teman. Di situ kan ada banyak orang latihan kan. Ya sudah saya lalu dipanggil sama pelatih pak Muhammad Rusli. Terus dia yang suruh latihan," ujarnya kepada Tribun Medan, Senin (7/1/2019).

Yolanda menuturkan, oleh Muhammad Rusli, saat itu dirinya diminta untuk melakukan latihan teknik squat. Padahal waktu itu kata Yolanda dirinya masih mengenakan seragam sekolah Pramuka.

Setelah melakukan latihan tersebut, sambung Yolanda, dirinya kemudian malah diminta oleh pelatih Rusli untuk kembali datang berlatih keesokan harinya.

"Dia bilang gini, 'kamu bakal jadi calon orang sukses. Kamu orang kuat, kamu harus latihan lagi. Ya sudah mulai besok kamu datang latihan'," tutur Yolanda menirukan kata-kata pelatih Muhammad Rusli.

Kabar Terbaru Hoaks 7 Kontainer Surat Suara, Andi Arief Sasar Mahfud MD: Bapak Keliru, Ada Bukti

Pengendara Yamaha N-Max Tewas Tergilas Pikap Setelah Jatuh Diduga Akibat Jalan Licin

Apel Perdana 2019, Ratusan PNS/ASN Pakai Rompi Oranye Bertuliskan: Saya Tidak Disiplin

Dikatakan Yolanda, keesokan harinya, dirinya pun kembali datang ke gedung PABBSI untuk berlatih. Awalnya perempuan kelahiran tahun 2000 ini berlatih menggunakan bambu dan belajar menggunakan teknik clean and jerk selama tiga bulan. Dirinya pun mendapat arahan dari pelatih dan atlet-atlet lain yang berlatih di gedung PABBSI saat itu.

"Saya dilatih satu bulan sama pak Rusli, habis itu ditinggal. Dikasih ke pelatih yang lain," terangnya.

Menurut Yolanda, yang dilihat pelatih Rusli pada dirinya saat itu adalah potensi dan power yang dimilikinya. Apalagi Niatnya untuk menjadi atlet, dari awal rupanya turut di dukung oleh kedua orangtuanya. Ayah dan ibunya pun, kata Yolanda turut mendoakan dirinya agar bisa menjadi atlet yang sukses.

Firza Andika Yakin Tembus Starting Eleven dan Bermain untuk Timnas U-22

Kapolsek Parapat Pastikan Jembatan Sidua-dua Kabupaten Simalungun Sudah Bebas Longsor

Halaman
123
Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved