Ditolak Petugas Lalu Ayah Meninggal Saat Anak Ditangkap Kasus Narkoba, Ini Kata Kapolsek

Petugas Polsek Medan Timur pada Senin (7/1/2019) sekitar pukul 17.30 WIB, melaksanakan grebek kampung narkoba

Ditolak Petugas Lalu Ayah Meninggal Saat Anak Ditangkap Kasus Narkoba, Ini Kata Kapolsek
TRIBUN MEDAN/M FADLI TARADIFA
Suasana kediaman Gazali usai dilaksanakan penggrebekan oleh petugas Polsek Medan Timur, Senin (7/1/2019). 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Petugas Polsek Medan Timur pada Senin (7/1/2019) sekitar pukul 17.30 WIB, melaksanakan grebek kampung narkoba (GKN).

Penggerebekan narkoba yang berujung tewasnya seorang warga di Jalan Ampera III, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, masih terus diselidiki Polsek Medan Timur.

Usai dikabarkan tewas, warga padat penduduk di Jalan Ampera III, Kecamatan Medan Timur berhamburan keluar rumah dan memadati lokasi.

Berdasarkan pantauan Tribun Medan terlihat puluhan warga memadati kediaman Gazali (67).

Menurut keterangan Saleh yang merupakan anak Almarhum Gazali. Ia mengatakan, saat penggrebekan bapak menyelamatkan dirinya dari cengkraman petugas.

"Ayah saat itu menyelamatkan saya karena mau diamankan. Namun ayah terjatuh saat ditolak petugas. Ada tiga kali ayah ditolak petugas, tidak berapa lama ayah pingsan," ujarnya saat ditemui Tribun Medan di lokasi.

Saat itu mau diamankan, sambung Saleh, karena dituduh melempar petugas.

"Saya pertama di rumah mertua lalu minum di rumah sini. Almarhum ayah saya menanya kenapa anak saya diangkat, namun keterangan petugas menyatakan bahwa Saleh melakukan pelemparan. Padahal saya tidak melakukan," katanya.

Terpisah, Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin mengatakan, bahwa tidak ada penolakan terhadap korban.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved