Terkendala Akreditasi dan Kredensialing, BPJS Kesehatan Hentikan Kerja Sama dengan RSU Ester

Untuk proses pengajuan kerja sama antara rumah sakit dengan BPJS, memang harus melewati proses pengujian setiap tahunnya.

Terkendala Akreditasi dan Kredensialing, BPJS Kesehatan Hentikan Kerja Sama dengan RSU Ester
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Kabid pelayanan penjaminan manfaat Rujukan BPJS Kesehatan cabang Kabanjahe dr Debora (kiri), didampingi Kabid SDM dan umum BPJS Cabang Kabanjahe Unggul, saat dimintai keterangannya, di Kantor BPJS Kesehatan cabang Kabanjahe, Jalan Letnan Rata Peranginangin, Kabanjahe, Selasa (8/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Kabanjahe, memutuskan sementara kerjasamanya dengan satu dari empat Rumah Sakit swasta di bawah naungannya.

Diketahui, dari tiga wilayah kerja BPJS cabang Kabanjahe, seperti Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat, terdapat empat RS swasta yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Di antaranya adalah RSU Amanda Berastagi, RSU Efarina Etaham Berastagi, RSIA Mina, dan RSU Ester.

Berdasarkan informasi dari Kepala Bidang (Kabid) pelayanan penjaminan manfaat Rujukan BPJS Kesehatan cabang Kabanjahe dr Debora, yang diputuskan sementara kerjasamanya adalah RS Ester. Dirinya menyebutkan, keputusan ini dikarenakan RS tersebut belum memenuhi akreditasi.

Dirinya mengungkapkan, untuk proses pengajuan kerja sama antara rumah sakit dengan BPJS, memang harus melewati proses pengujian setiap tahunnya.

"Jadi setiap habis kontrak selama setahun, kita kembali melakukan uji kompetensi apakah masih layak atau tidak untuk memperpanjang kerjasama. Namun untuk Rumah Sakit Ester, memang nilai pada saat kita lakukan uji kompetensi lagi masih kurang," ujar Debora, didampingi Kabid SDM dan umum BPJS Cabang Kabanjahe Unggul, di Kacab BPJS Kesehatan Kabanjahe, Jalan Letnan Rata Peranginangin, Kabanjahe, Selasa (8/1/2019).

Debora mengungkapkan, memang untuk rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan cabang Kabanjahe, ada dua rumah sakit yang belum memenuhi akreditasi. Di antaranya adalah RS Ester Kabanjahe, dan RSIA Mina Kabanjahe.

Diketahui, berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Kesehatan No HK.03.01/Menkes/18/2019 per tanggal 4 Januari 2019, tentang perpanjangan rumah sakit dengan BPJS, menjelaskan jika kedua rumah sakit tersebut tetap bisa bekerja dengan BPJS. Namun, Debora kembali menjelaskan untuk RS Ester sendiri, memang belum memenuhi syarat yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan.

Dirinya menyebutkan, batas waktu pemberhentian kepada rumah sakit tersebut juga belum diketahui. Karena pihak RS harus melakukan perbaikan terlebih dahulu, sesuai dengan feedback dan hasil kredensialing yang telah diberikan oleh pihak BPJS.

"Jadi untuk Rumah Sakit Ester kita hentikan kerjasamanya hingga tanggal 31 Desember 2018 kemarin. Kalau memang nanti sudah ada perbaikan, mereka bisa kembali mengajukan kerjasamanya," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved