Pemkab Samosir Siapkan Kalender Event, Meningkatkan Kunjungan Wisatawan

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir Ombang Siboro mengatakan ada peningkatan 36,18 persen dari tahun 2017.

Pemkab Samosir Siapkan Kalender Event, Meningkatkan Kunjungan Wisatawan
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Muda-mudi (Naposo Bulung) Tuktuk, Kabupaten Samosir, akan memulai prosesi "Gondang Naposo" di, Open Stage, Tuktuk, Samosir, Kamis (3/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kawasan Danau Toba khususnya Pulau Samosir tampaknya masih menjadi daerah favorit bagi para pelancong untuk melepaskan penat.

Dalam dua tahun terakhir, kunjungan wisata ke negeri indah kepingan surga itu terus mengalami peningkatan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir Ombang Siboro mengatakan ada peningkatan 36,18 persen dari tahun 2017. Pada 2018 ada 378.649 pengunjung yang datang ke Samosir.

"Tahun 2018, untuk Wisatawan Mancanegara (Wisman) sebanyak 65.724 orang. Sedangkan wisatawan Nusantata (Wisnus) berjumlah 312.925 orang," kata Ombang, Rabu (9/1/2019)

"Ini hal yang membanggakan buat kita di Samosir. Karena masih menjadi pilihan bagi para wisatawan menikmati keindahan Danau Toba," tambahnya.

Ombang menuturkan bahwa Pemkab Samosir menargetkan kunjungan wisata kembali meningkat tahun ini. Bahkan sejumlah event besar juga sudah disiapkan.

Samosir memang menjadi satu-satunya daerah kawasan Danau Toba yang masuk dalam kalender event nasional dari Kementrian Pariwisata di tahun 2019 lewat Horas Samosir Fiesta-nya. Sedangkan tujuh kabupaten lainnya, masih berupaya mengembangkan pariwisatanya.

"Event yang kami siapkan mulai dari skala lokal, nasional hingga internasional. Sehingga bisa kita pasarkan ke mancanegara. Jika sudah rampung total akan kita sosialisasikan dan segera kita launching," beber Ombang.

Masih kata Ombang, Samosir memang menjadi kabupaten yang paling sadar wisata. Karena memang Pendapatan Asli Daerahnya berasal dari sektor pariwisata.
Pemkab pun terus melakukan pembenahan segala sarana prasarana pendukung. Karena masih banyak yang harus di evaluasi. Khususnya, soal wisata ramah Muslim.

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved