Sidang Ujaran Kebencian Himma Lubis,JPU: Dosen USU Ini Cuma tak Puas Kepemimpinan Presiden Jokowi

"Sebagai PNS saya tidak dibolehkan membuat tagar Ganti Presiden tapi saya kenapa disuruh memilih presiden," katanya.

Sidang Ujaran Kebencian Himma Lubis,JPU: Dosen USU Ini Cuma tak Puas Kepemimpinan Presiden Jokowi
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Dosen USU Himma Dewiyana Lubis jalani sidang perdana kasus ujaran kebencian di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (9/1/2019) pagi 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dosen Universitas Sumatera Utara (USU), Himma Dewiyana Lubis tiba lebih awal untuk menjalani sidang perdana terkait penyebaran informasi melalui media sosial Facebook Pascaledakan bom di Surabaya tahun lalu.

Sidang yang rencananya digelar Pukul 13.20 WIB menurut jadwal, tampak Himma hadir sekira pukul 10.00 WIB.

Saat hendak memasuki ruang Cakra 2 Pengadilan Negeri Medan, sejumlah awak media tengah menunggunya. Ketika ditanya persiapannya, menghadapi sidang perdana ini, Jimmi mengaku siap.

"Gak ada ya, sesuai prosedur hukum saja. Saya cuman berpuasa aja hari ini," ucapnya.

Kepada wartawan Himma juga meluruskan kembali terkait kasus yang menimpanya ini. Ia berdalih hanya ingin mengganti presiden lantaran ketidaksesuaiannya dengan Presiden Joko Widodo saat ini.

"Benar bahwa saya membuat postingan di akun Facebook saya, tapi dalam hati saya maksud skenario pengalihan isu yang sempurna itu adalah awal pertama kali Jokowi dipilih itu saya termasuk orang yang mendukung beliau, bahkan saya mengajak orang lain supaya memilih beliau," katanya.

"Nah dalam pikiran saya, seiring berjalannya waktu saya ingin mengganti presiden sehingga membuat tagar ganti presiden, hanya itu," ungkapnya.

Himma mengaku kecewa terhadap postingannya yang justru diinterpretasikan ke hal-hal lain yang merugikannya.

Ia mengatakan bahwa sebagai PNS tidak boleh membuat tagar ganti presiden adalah sesuatu yang tidak adil, lantaran imbuhnya PNS punya hak untuk memilih.

Halaman
1234
Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved