Tujuh Kali Beraksi, Dua Dari Tiga Komplotan Pencuri ATM Diamankan Petugas

Taufik Hidayat alias Dapit (31) warga Jalan Air Bersih Ujung, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai

Tujuh Kali Beraksi, Dua Dari Tiga Komplotan Pencuri ATM Diamankan Petugas
Dok Polsek Sunggal
Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi (dua kiri) memaparkan kasus pencurian uang di mesin ATM, Rabu (9/1/2019). 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Taufik Hidayat alias Dapit (31) warga Jalan Air Bersih Ujung, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai dan Indra Wiyanto Pratama Nasution (31) warga Jalan Seksama Gang Jati Bamban, Kelurahan Sitirejo III, Medan Amplas, kini mendekam di balik jeruji besi Polsek Sunggal.

Pasalnya kedua pelaku diduga mencuri uang dengan cara menukar ATM warga yang hendak mengambil uang.

Informasi yang dihimpun Tribun Medan melalui Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi mengatakan, terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang diketahui oleh korban pada hari Kamis (27/12/2018) sekitar pukul 09.00 WIB.

"Korban mengalami kerugian Rp 12 juta, 799 ribu, pada Rabu (26/12/2018) lalu. Saat itu korban menyuruh saksi untuk mengambil uang melalui counter atm di samping SPBU Jalan Sei Mencirim Desa Payageli Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang,"ujarnya, Rabu (9/1/2019).

Ketika saksi yang bernama, Rezky Mulia (23), sambung Yasir, masuk ke ruang atm dan memasukkan kartu ATM bank Mandiri milik korban (Iyan Suhadi) namun tersangkut.

"Si Rezky ini mencoba menggunakan mesin ATM BNI tapi tetap saja kartu ATM Mandiri tersebut tidak bisa digunakan karena sangkut juga. Ia pun meninggalkan bilik ATM tersebut, lalu seorang pelaku R (DPO) menghampirinya dan menawarkan bantuan cara menggunakan kartu ATM tersebut," jelas Yasir.

Saat saksi tersebut mau memasukkan kembali, dikatakan Yasir, kartu ATM tersebut telah ditukar oleh pelaku yang DPO.

"Sementara si pelaku R (DPO) langsung meninggalkan saksi di ruangan ATM. Tidak sampai di situ, pelaku lain yang bernama Taufikenghampiri si saksi untuk menawarkan bantuan dan menuntunnya agar memberikan nomor pin ATM tersebut. Pelaku Taufik langsung meninggalkan ruangan ATM," kata Yasir.

Ketiga pelaku kemudian meninggalkan TKP dengan menggunakan mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi 1144 EB.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved