Jalur Penghubung Karo-Langkat Berdampak Baik, Terbaru Jalur Alternatif Karo-Deliserdang

Rencana ke depan, kita akan membuat jalur alternatif satu lagi. Yang menghubungkan antara Kabupaten Karo dengan Kabupaten Deliserdang

Jalur Penghubung Karo-Langkat Berdampak Baik, Terbaru Jalur Alternatif Karo-Deliserdang
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Pengendara sepeda motor melintas di jalur penghubung antar Kabupaten Karo dan Kabupaten Langkat, yang melewati kawasan Taman Nasional Gunung Lauser, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Seperti yang diketahui, setiap memasuki musim libur, kawasan wisata Berastagi selalu dipadati oleh wisatawan. Hal ini, juga berdampak pada kemacetan di Jalan Jamin Ginting, yang menjadi jalur utama dari Kota Medan menuju Berastagi.

Namun, setelah dipergunakannya akses jalan penghubung antar Kabupaten Karo dan Kabupaten Langkat, yang melewati kawasan Taman Nasional Gunung Lauser (TNGL), ternyata berdampak baik. Karena, menurut beberapa informasi tumpukan kendaraan yang melewati jalur utama Medan-Berastagi sedikit berkurang.

Menurut seorang warga Berastagi Hendri Setiawan, dirinya mengungkapkan pada musim libur tahun baru kali ini, kemacetan dari arah Medan sedikit berkurang. Dirinya menduga, jalur Karo-Langkat merupakan salah satu faktor kurangnya volume kendaraan dari arah Medan.

"Kalau tahun ini tidak sepadat tahun-tahun sebelumnya, jauh berkurang macet ya. Mungkin banyak yang lewat jalan baru sana (jalur Karo-Langkat)," ujar Hendri, Kamis (10/1/2019).

Melihat dampak yang cukup baik ini, disambut baik juga oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana SH. Saat ditanya apakah nantinya akan diadakan kembali jalur alternatif untuk menuju Kabupaten Karo, Terkelin mengungkapkan, pihaknya saat ini juga sedang mencanangkan untuk membuka satu jalur alternatif lagi.

"Rencana ke depan, kita akan membuat jalur alternatif satu lagi. Yang menghubungkan antara Kabupaten Karo dengan Kabupaten Deliserdang," ujar Terkelin, saat ditemui di Kantor Bupati Karo, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe.

Dirinya menyebutkan, dari Kabupaten Karo jalur tersebut bermula di Desa Serang, Kecamatan Barus Jahe, kemudian akan tembus ke Desa Rumah Liang, Kecamatan STM Hulu, Deliserdang. Dengan terbukanya jalur tersebut, Terkelin mengungkapkan nantinya juga akan mempererat persaudaraan di antara dua desa tersebut.

"Karena dua desa ini dulunya memang mempunyai kedekatan, mereka satu nenek moyangnya. Jadi, nanti kita akan membuka kembali historis antar masyarakat itu," ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya telah melakukan komunikasi dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) Deliserdang perihal jalur tersebut. Dikatakannya, dalam waktu dekat Pemkab Karo bersama Pemkab Deliserdang akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved