Sahiva Ubah Stigma Penderita ODHA

Orang Dengan HIV/AIDS (ODA) seringkali mendapatkan stigma negatif dan perlakuan diskriminatif

Sahiva Ubah Stigma Penderita ODHA
TRIBUN MEDAN/NANDA RIZKA NASUTION
Potret Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Sumatera Utara (USU) Sahiva saat menyosilisasikan HIV/Aids di beberapa sekolah di Kota Medan beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda Rizka S Nasution

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) seringkali mendapatkan stigma negatif dan perlakuan diskriminatif dari masyarakat sekitar. 

Alasannya tentu saja tidak ingin tertular dari bahayanya. Namun, karena dikucilkan, para penderita menjadi orang yang tidak memiliki teman. Mereka bisa saja depresi dan memilih mengakhiri hidupnya. 

Padahal, penularan HIV/Aids tidak semudah yang dibayangkan.

Pengucilan dan tindakan diskriminatif dari orang-orang yang terjangkit menjadikan sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Sumatera Utara (USU) Sahiva gencar menyosilisasikan HIV/Aids. 

Tidak itu saja, Sahiva yang berarti Sadar Hidup Ini Vital Adanya juga berikan pengertian mengenai Kesehatan Reproduksi dan Narkoba.

"Unit Sahiva itu sebagai pusat informasi HIV/Aids, Kesehatan Reproduksi, Napza, Pertolongan Pertama pada Kecelakaan, Siaga Bencana dan pengembangan softskill. Dulu kepanjangan dari Sahiva itu Sadar HIV/Aids," ungkap Koordinator Relawan Sahiva Ananda Nadhira Rezky kepada Tribun, Rabu (9/1/2019).

Perempuan yang akrab disapa Nanda ini menjelaskan, berdiri selama 20 tahun, kegiatan utama Sahiva adalah pendidikan sebaya. 

Dalam artian, mereka, sebagai mahasiswa memberikan pemahaman dan saling sharing dengan para remaja sebaya. Temasuk juga anak sekolah dan masyarakat sekitar. 

Selama sosialisasi inilah mereka sering menemukan anggapan yang salah mengenai ODA.

Halaman
12
Penulis: Nanda Rizka Nasution
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved