Senang Didakwa Kasus Korupsi Pemasangan Lampu Jalan Labuhanbatu

JPU menerangkan bahwa pada bulan September 2013, Penman dan saksi Indramono Alias Incun menghubungi Senang,ST.

Senang Didakwa Kasus Korupsi Pemasangan Lampu Jalan Labuhanbatu
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Korupsi proyek LPJU Rantauprapat, Senang dan Pemkab didakwa korupsi pada sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (10/1/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pengadaan dan pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) sepanjang Jalan H. Adam Malik Rantauprapat, Senang ST didakwa melakukan tindak pidana korupsi di Pengadilan Negeri Medan pada sidang yang berlangsung Kamis (10/1/2019).

Senang, ST didakwa korupsi bersama Direktur perusahaan rekanan PT Mangun Coy bernama Penman dalam proyek bersumber dari APBD Labuhanbatu Tahun Anggaran 2013 senilai Rp 3.960.000.000.

"Senang ST selaku PPK Pada tanggal 2 Agustus 2013 ditunjuk bersama Direktur Mangun Coy, Penman oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Labuhanbatu, untuk membangun LPJU di Jalan H Adam Malik," ucap JPU Hasan Afif Muhammad dari Kejari Rantauprapat.

Dalam dakwaanya, JPU menerangkan bahwa pada bulan September 2013, Penman dan saksi Indramono Alias Incun menghubungi Senang,ST untuk menanyakan dimana tempat pembelian bahan atau item-item kelistrikan untuk proyek LPJU.

"Setelah dihubungi, Senang,ST langsung pergi sendiri mendatangi Toko Sinar Mandiri yang berada di Medan untuk bertemu dengan saksi Hartono selaku Pemilik Toko Sinar Mandiri, lalu Senang mengatakan kepada saksi Hartono bahwa akan ada orang yang mau membeli bahan-bahan atau item-item kelistrikan untuk pekerjaan Pengadaan dan Pemasangan Jaringan LPJU," jelas JPU dihadapan Hakim yang dipimpin Azwardi Idris.

Selanjutnya, Senang,ST memberikan daftar bahan atau item-item kelistrikan untuk pekerjaan Pengadaan dan Pemasangan Jaringan LPJU, kepada saksi Hartono selaku pemilik Toko Sinar Mandiri. kemudian saksi Indarmono diperintah Penman melakukan negosiasi untuk mendapatkan potongan harga agar mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Pembayaran proyek LPJU, ujar JPU, dilakukan sebanyak tiga tahap yang dikirim ke rekening Bank Sumut Cabang Rantauprapat dengan nomor rekening AC.210.01.04.003589-0 atas nama PT Mangun Coy.

"Perbuatan terdakwa Senang, ST bersama-sama dengan Penman telah melawan hukum lantaran melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain pada kegiatan Pekerjaan Pengadaan dan Pemasangan Jaringan LPJU yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 579.770.000," pungkas JPU dalam dakwaannya.

Dalam kasus ini, JPU menyematkan kedua terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI No 20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke - 1 KUHP.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved