Tahun 2019, Bank Sumut Akan Tingkatkan Pembiayaan Rumah Bersubsidi

PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara atau Bank Sumut berupaya meningkatkan penyaluran kredit pemilikan rumah

Tahun 2019, Bank Sumut Akan Tingkatkan Pembiayaan Rumah Bersubsidi
TRIBUN MEDAN/AYU
Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut T.Mahmud Jeffry (ketiga dari kanan) bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (keempat dari kanan) saat penandatanganan PKO Kementerian PUPR dengan 25 bank penyalur KPR FLPP Akhir Desember lalu 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara atau Bank Sumut berupaya meningkatkan penyaluran kredit pemilikan rumah dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau KPR FLPP pada tahun depan.

Direktur Bisnis dan Syariah PT Bank Sumut, T. Mahmud Jeffry, mengatakan, hal tersebut guna mendorong ekspansi kredit secara keseluruhan. 

“Sebagai salah satu bank pembangunan yang Ditunjuk untuk melaksanakan perjanjian kerja sama operasional (PKO) dengan 25 Bank pelaksana untuk menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah dengan KPR FLPP,” ujarnya.

Ia menjelaskan,  PT Bank Sumut optimis dapat memenuhi kuota yang ditentukan pemerintah dalam penyaluran KPR FLPP pada tahun 2019.

“Perseroan optimis bisa mencapai target yang sudah ditetapkan untuk penyaluran KPR FLPP pada tahun depan. Kami sangat optimis, apalagi sebagian besar KPR Bank Sumut itu, sebagian besar dikontribusikan oleh KPR bersubsidi,” jelasnya.

Ia menerangkan, meskipun iklim investasi sektor properti masih melemah, Bank Sumut melihat sektor perumahan bersubsidi justru yang paling bergairah. Banyak pengembang komersial yang turun ikut membangun rumah bersubsidi.

“Untuk itu Bank Sumut tambahnya akan ikut menggenjot penyaluran KPR FLPP pada semester I tahun 2019  dengan meminta pengembang untuk segera melanjutkan pembangunan pada tahun ini agar dapat langsung digunakan pada tahun ini juga,” terangnya.

Ia menuturkan, Bank Sumut mendorong teman-teman pengembang untuk tetap membangun supaya awal tahun selesai.

“Bisa langsung akad kredit. Kami lihat pasar subsidi itu justru paling bagus dan aman karena ada campur tangan pemerintah di dalam,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, perlu diketahui pada pada tahun 2019 unit usaha syariah Bank Sumut dan konvensional ditargetkan pemerintah untuk membiayai sebanyak 2.582 unit rumah bersubsidi senilai Rp 273,2 miliar melalui skema KPR FLPP.

“Perinciannya, Bank Sumut Syariah sebanyak 1.550 unit, naik 50 unit dari sebelumnya dan total pembiayaan senilai Rp 164 miliar naik 13,57 persen dari tahun 2018,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, Bank Sumut konvensional sebanyak 1.032 unit dengan nilai Rp 109,2 miliar. 

“Perseroan optimis akan mampu mencapai target yang diberikan karena Penyaluran KPR FLPP berkontribusi hingga 85 persen terhadap portofolio KPR perseroan. Kontribusinya besar sekali,” sebutnya.(pra/tribun-medan.com )

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Ismail
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved