Ijeck: e-Government Bisa Terwujud Jika Semua Organisasi Perangkat Daerah Bersinergi dan Kompak

Sistem pemerintahan berbasis elektronik atau yang juga dikenal dengan e-government ditargetkan segera terwujud pada Maret 2019 mendatang.

Ijeck: e-Government Bisa Terwujud Jika Semua Organisasi Perangkat Daerah Bersinergi dan Kompak
TRIBUN MEDAN/SATIA
Wakil Gubernur Sumatera UtaraMusa Rajekshah memimpin Rapat Koordinasi Pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Pemprovsu dan BUMD bersama PT Telkom Indonesia Tbk, di Ruang Ferdinand Lumban Tobing Lantai delapan, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Jumat (11/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Wakil Gubernur Sumatera UtaraMusa Rajekshah memimpin Rapat Koordinasi Pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Pemprovsu dan BUMD bersama PT Telkom Indonesia Tbk, di Ruang Ferdinand Lumban Tobing Lantai delapan, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Jumat (11/1/2018).

Tampak duduk berdampingan bersama dengan Musa Rajekshah, Asisten Administrasi Umum dan Aset Daerah Provinsi Sumatera Utara, Zonny Waldi, beserta GM Government Solution and Partnership PT Telkom Alfi Sumarta beserta rombongan PT Telkom Indonesia Tbk.

Rencananya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk membenahi sistem kerja menuju digitalisasi bukan sekedar wacana.

Sistem pemerintahan berbasis elektronik atau yang juga dikenal dengan e-government ditargetkan segera terwujud pada Maret 2019 mendatang.

“e-Government ini hanya bisa terwujud jika semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersinergi dan kompak. Sistem digital ini hanya alat, operatornya kita. Untuk itu, diharapkan semua OPD aktif menyediakan dan update data dari masing-masing dinas/badan. Tentunya akan ada penghargaan bagi OPD yang aktif, dan sanksi bagi yang tidak,” kata Musa Rajekshah.

Terkait sistematika penghargaan dan sanksi ini, kata Wagubsu, akan dibahas lebih lanjut bersamaan dengan pembentukan tim pengawas yang akan mengontrol dan mengevaluasi perwujudan e-Government.

“Saat ini, sudah ada beberapa sistem digital yang diaplikasikan Pemprovsu, namun belum optimal dan menyeluruh. Kita ingin berusaha menciptakan sistem yang bisa mengintegrasikan seluruh aktivitas OPD dalam satu platform atau yang dikenal dengan data center,” ucap Musa Rajekshah yang juga akrab disapa dengan Ijeck.

Untuk saat ini, Ijeck mengungkapkan aplikasi e-government masih fokus pada pembenahan sistem kerja internal Pemprovsu. Pengembangan selanjutnya akan diaplikasikan pada pelayanan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut Fitriyus menjelaskan teknis perwujudan e-government yang dimaksud dalam rapat.

Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved