Pengunjung Menangis Menatap Janggut dan Rambut Nabi Muhammad SAW, Pameran Artefak Rasulullah di PRSU

Memang betul. Seharusnya hari ini pameran dibuka. Barang-barang yang hendak dipamerkan saat ini berada di (bandara) Kualanamu.

Pengunjung Menangis Menatap Janggut dan Rambut Nabi Muhammad SAW, Pameran Artefak Rasulullah di PRSU
TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
Pengunjung mendengarkan penjelasan dari panitia perihal tabung-tabung kaca yang berisi peninggalan Nabi Muhammad SAW, Jumat (11/1/2019). Pameran Artefak Asli Rasulullah dan Para Sahabat ini berlangsung di PRSU, Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dohu Lase

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Lembaga Penawar Legenda Maju (PLM) Indonesia dan Dragon Heart SDN BHD Malaysia membuka Pameran Artefak Asli Rasulullah dan Para Sahabat di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Medan.

Seyogianya pameran ini dibuka pada hari Jumat (11/1/2019) dan berakhir pada Selasa (12/2/2019). Namun, di lokasi baru satu benda yang dipamerkan, yakni bongkahan meteorit.

"Memang betul. Seharusnya hari ini pameran dibuka. Barang-barang yang hendak dipamerkan saat ini berada di (bandara) Kualanamu, dan diupayakan segera dibawa ke mari. Mungkin ada beberapa perizinan yang mesti diurus terlebih dahulu," ucap Sya'ban Hasibuan, panitia acara pameran saat ditemui Jumat (11/1/2019) sekitar pukul 14.30 WIB.

Dikatakan Sya'ban, ada sekitar 42 item barang-barang koleksi peninggalan Nabi Muhammad SAW yang dipamerkan. Mulai dari peralatan sehari-hari, seperti alas kaki dan tempat air minum, hingga senjata yang pernah dipergunakan Nabi Muhammad semasa hidup.

Barang-barang koleksi itu, kata Syaban, merupakan aset warisan turun-temurun. Seorang profesor arkeologi asal Malaysia, bernama Haji Embong, lah yang mengumpulkannya dari para ahli waris, yang tak lain ialah keturunan dari Nabi Muhammad atau keturunan sahabat-sahabat Nabi Muhammad.

Sebelum ke Indonesia, barang-barang koleksi tersebut sudah menyinggahi beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Singapura.

"Ini pertama kalinya di Indonesia. Nantinya setelah dari Medan, kita bakal lanjut ke Aceh," ujar Sya'ban.

Sya'ban menambahkan, pameran juga bakal diisi dengan acara Tausyiah, lombaan baca Alquran bagi anak-anak, lomba karya tulis ilmiah berkaitan dengan Islam, dan seminar.

"Pameran ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat, khususnya di Sumut, mengenai sejarah Rasulullah dan para sahabatnya, serta sejarah peradaban Islam," pungkas Sya'ban.

Halaman
12
Penulis: Dohu Lase
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved