Pesan Sabusabu 300 Gram untuk Dijual Lagi, Uwak dan Buyung Diadili

Uwak menyuruh rekannya Buyung yang tinggal di Kabupaten Batubara untuk mengambil barang haram tersebut di Terminal Amplas.

Pesan Sabusabu 300 Gram untuk Dijual Lagi, Uwak dan Buyung Diadili
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Uwak dan Buyung menjalani sidang perdana kasus narkotika jenis sabusabu 300 gram 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Toni alias Uwak (54) warga Desa Bogak Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara Provinsi Sumut tak bisa berbicara banyak saat diadili ke Pengadilan Negeri Medan lantaran ulahnya memesan sabu dari seorang bandar seberat hampir 3 Ons.

Uwak didakwa oleh JPU Irma Hasibuan melakukan tindak pidana primer dalam Pasal 114 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dihadapan Majelis Hakim yang dipimpin Saiddin Bagariang, JPU Irma mendakwa Uwak bersama dengan anak buahnya Taufik alias Buyung (44), lantaran melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I (satu) dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram.

"Pada Senin (24/9/2018) Uwak menghubungi Irawan (berkas terpisah) dengan maksud memesan Narkotika jenis sabusabu sebanyak 300 gram. Keduanya bersepakat pada harga Rp 141 juta," ucap JPU.

Kemudian, Uwak menyuruh rekannya Buyung yang tinggal di Kabupaten Batubara untuk mengambil barang haram tersebut di Terminal Amplas.

Namun, dalam perjalanan menuju Terminal Amplas, Buyung ditelpon oleh seorang wanita yang tak dikenal untuk menjeput barang tersebut di Kampung Nelayan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.

"Buyung pun meneruskan perjalanannya menuju tempat yang diarahkan wanita suruhan Irawan tersebut. Ia menerima 4 bungkus plastik berisi sabu-sabu untuk diserahkan ke Uwak," sambung JPU pada persidangan yang digelar di ruang Cakra IV Pengadilan Negeri Medan, Jumat (11/1/2019).

Masih dalam dakwaan, Buyung pun melanjutkan perjalanan pulangnya ke Kabupaten Batubara.

Imbuh JPU Irma, saat itu, Buyung tak sadar perjalanannya tengah diikuti personel Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved