Liga 1

Punya Pengalaman jadi Asisten Pelatih Tim Nasional Edy Syahputra Bersedia Kawal PSMS Menuju Liga 1

Edy Syahputra mengaku sudah tahu kabar dirinya masuk kandidat Arsitek tim Ayam Kinantan untuk Liga 2.

Punya Pengalaman jadi Asisten Pelatih Tim Nasional Edy Syahputra Bersedia Kawal PSMS Menuju Liga 1
Tribun Medan / Ilham
Asisten Pelatih PSMS,Edy Syahputra. 

Laporan Wartawan Tribun Medan Ilham/ Fazrir Harahap

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Lima kandidat Calon Pelatih PSMS Medan sudah dibeberkan. Semua pelatih tersebut merupakan asli putera daerah dari Sumatera Utara. Kelimanya yakni Suharto AD, Edy Syahputra, Ansyari Lubis, M Khaidir dan Liestiadi.

Satu dari Calon Pelatih PSMS, Edy Syahputra mengaku sudah tahu kabar dirinya masuk kandidat Arsitek tim Ayam Kinantan untuk Liga 2. Ia tak menapik sangat siap membantu PSMS jika Manajemen membutuhkan tenaganya.

"Pada prinsipnya saya siap kalau Manajemen mempercayai saya untuk membesut PSMS untuk Liga 2. Yang terpenting semua elemen saling membantu dan mendukung untuk target naik ke Liga 1," ujar Edy saat dihubungi Tribun Medan, Jumat (11/1/2019).

Edy sendiri memang tak perlu diragukan lagi bersama PSMS. Ia acapkali masuk dalam jajaran pelatih tim Ayam Kinantan. Terakhir bersama PSMS, ia menjadi Asisten Pelatih tahun 2017 silam pada kompetisi Liga 2. Kemudian, saat itu tim Ayam Kinantan promosi naik ke Liga 1.

Namun saat PSMS naik ke Liga 1, Edy tak lagi gabung dalam jajaran pelatih. Kontraknya tak diperpanjang oleh Manajemen. Setelah itupun dia menganggur. Sambil menganggur, Edy menjalani kursus pelatih mengambil Lisensi A AFC.

Klub Liga 1 2018 dengan Penonton Terbanyak, PSMS Masuk 10 Besar

Menjerit Gajinya Rp 150 Juta Belum Dibayar PSMS Medan, Mengejutkan Sumpah Serapah Shin Hyun Joon

Lima Kandidat Calon Pelatih Kepala, Ini Empat Nama Akan Isi Pelatih Kiper PSMS Medan

Calon Pelatih PSMS Wajib Paparkan Visi dan Misi

PSMS Medan Segera Miliki Pelatih di Bulan Januari, Miliki Lima Kandidat Pelatih Asli Sumut

Selesai menjalani Lisensi itu, Edy dipanggil masuk dalam jajaran pelatih Tim Nasional Indonesia pada Piala AFF. Edy menjadi Asisten Pelatih Timnas bersama Bima Sakti yang saat itu menjadi Pelatih Kepala.

Menyaru jadi Pembeli Anggota Polsek Lingga Bayu Amankan 6 Bal Ganja dengan Berat 23,6 Kilogram

Kejari Dairi Targetkan Kasus Korupsi Pencetakan sawah di Dusun Lae Mbale Selesai Dua Bulan

Medali Emas Pra-PON Bekasi jadi Pintu Masuk Athira Ikuti PON 2020 Papua: Enggak Dapat Ga Bisa Ikut

Mendapat ilmu dari jajaran Pelatih Timnas, Edy berhasrat untuk menjadi Pelatih PSMS. Namun, menurutnya semua bisa terwujud jika ia mendapat dukungan dari Manajemen, Pengurus, Suporter dan lainnya.

Miliki Teknik Kontrol dan Olah Bola Mumpuni jadi Penilaian untuk Bisa Bergabung di PS Bhinneka 

Kenalan Yuk Sama Pompous Albert Kucing Terjutek se-Dunia, Punya Ratusan Ribu Pengikut di Instagram

"Saya juga enggak bisa bekerja sendiri, tanpa dukungan dari semua pihak. Mau itu dari Pengurus, Pemain, Suporter dan masyarakat Sumut pada khususnya. Intinya saya siap membantu PSMS naik ke Liga 1 dan bersama-sama membangun tim ini," ungkapnya.

(lam/tribun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved