Rapper Gay Kevin Fret Tewas Diberondong Delapan Tembakan

Manajer Fret, Eduardo Rodriguez, menggambarkan Fret sebagai artis yang memiliki "jiwa seni" dan memiliki hasrat kuat untuk bermusik.

Rapper Gay Kevin Fret Tewas Diberondong Delapan Tembakan
facebook
Rapper Kevin Fret tewas diberondong delapan tembakan, Kamis (10/1/2019) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Penyanyi rap gay, yang juga seorang aktivis untuk komunitas LGBT, Kevin Fret, ditembak mati di Puerto Rico pada usia 24 tahun.

Fret yang merupakan musisi Latin trap pertama yang mengaku sebagai gay di depan umum, ditembak di ibu kota Puerto Rico, San Juan, pada Kamis (10/1), kata polisi.

Ia ditembak sebanyak delapan kali saat mengendarai sepeda motor. Polisi tengah menyelidiki insiden penembakan ini.

Kematian Fret membuat jumlah pembunuhan di Puerto Rico tahun ini bertambah menjadi 22 kasus, tambah polisi.

Manajer Fret, Eduardo Rodriguez, menggambarkan Fret sebagai artis yang memiliki "jiwa seni" dan memiliki hasrat kuat untuk bermusik.

Rodriguez mengonfirmasi kematiannya dengan mengatakan: "Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan perasaan kami dan rasa sakit karena mengetahui seseorang yang memiliki begitu banyak mimpi harus pergi.

"Kita semua harus bersatu dalam masa-masa sulit ini dan berdoa untuk kedamaian bagi negara kita yang tercinta, Puerto Rico."

Dalam beberapa pekan terakhir, tindak kejahatan di jalanan Puerto Rico mengalami peningkatan.

Polisi menggambarkan kejahatan di negara yang terletak di pulau Karibia ini sebagai "krisis kekerasan".

Video terbaru milik sang rapper, Soy Asi, sudah ditonton oleh lebih dari setengah juta orang di YouTube.

Halaman
12
Editor: Tariden Turnip
Sumber: bbc
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved