16 Atlet Maraton Nekat Berlari di Kawasan Terdingin di Dunia, Suhu Capai Minus 52 Derajat Celcius

Oymyakon adalah tempat paling dingin di Bumi, dengan suhu yang terus turun hingga di bawah -50 derajat Celcius pada musim dingin.

16 Atlet Maraton Nekat Berlari di Kawasan Terdingin di Dunia, Suhu Capai Minus 52 Derajat Celcius
The Siberian Times/Facebook)
Enam belas pelari pemberani bertanding dalam lomba lari terdingin di dunia, yang bertempat di desa Oymyakon, Rusia. 

TRIBUN-MEDAN.com-Atlet maraton ini membuktikan bahwa mereka bukanlah pelari biasa, dengan bergabung dalam kompetisi lari terdingin di dunia.

Enam belas pelari pemberani baru-baru ini berkumpul di desa Oymyakon, Rusia, yang juga dikenal sebagai kutub dingin dunia. 

Mereka bersaing dalam lomba lari terdingin dalam sejarah.

Oymyakon adalah tempat paling dingin di Bumi, dengan suhu yang terus turun hingga di bawah -50 derajat Celcius pada musim dingin.

Tempat ini sangat dingin, hingga tak sedikit yang mengalami radang kulit jika tidak diberikan perlindungan hanya dalam hitungan detik.

Oymyakon hampir tidak bisa disebut layak huni, apalagi untuk olahraga maraton.

Namun pada awal tahun ini, tepatnya 5 Januari 2019, sebanyak 16 pelari berkumpul di tempat itu untuk mengambil bagian dalam serangkaian lomba lari ekstrem.

Para pelari pemberani yang berusia 21 hingga 71 tahun berkompetisi dalam maraton sejauh 5, 10, 20, 30 dan 42 kilometer melintasi taiga beku di Yakutia tengah.

Pada awal perlombaan dimulai, suhu udara hampir sudah mencapai minus 52 derajat Celcius.

Dan pada saat pelari pertama mencapai tanda 39km, suhu turun menjadi -48 derajat Celcius.

Halaman
12
Penulis: Sally Siahaan
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved