BMKG Imbau Masyarakat Pesisir Waspada terhadap Potensi Gelombang Tinggi

Samuel menjelaskan tinggi gelombang 1.25-2.50 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara perairan Kepulauan Anambas hingga Kepulauan Natuna

BMKG Imbau Masyarakat Pesisir Waspada terhadap Potensi Gelombang Tinggi
TRIBUN MEDAN/Tribunwow.com
BMKG merilis peringatan dini gelombang tinggi. Peringatan dini gelombang tinggi di wilayah perairan Indonesia berlaku dari 1-4 Januari 2019. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini gelombang tinggi di wilayah Indonesia.

Prakirawan BMKG Samuel Radityo Adiprabowo mengatakan bahwa terdapat dua pola tekanan rendah 1008 hPa dan 1007 hPa di Samudra Hindia barat Aceh dan Samudra Pasifik utara
Papua.

"Pola angin di utara Indonesia umumnya dari arah utara-timur laut dengan kecepatan angin berkisar antara 5-25 knot. Sedangkan di selatan wilayah Indonesia umumnya dari arah barat daya-barat laut dengan kecepatan
angin berkisar antara 5 - 20 knot," kata Samuel, Sabtu (12/1/2019).

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Selat Malaka bagian
utara dan Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di wilayah-wilayah tersebut," sambungnya.

Samuel menjelaskan tinggi gelombang 1.25-2.50 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara perairan Kepulauan Anambas hingga Kepulauan Natuna, perairan Sabang-Banda Aceh laut Natuna, perairan Barat Aceh, perairan timur Bintan, perairan barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai laut Jawa bagian tengah dan timur.

Detik-detik Jemaah Protes Imam Sholat Jumat Abdul Hai Yousuf, hingga Dievakuasi, Ini Videonya

Tarif Baru Ojek Online Dipatok Pemerintah, Lebih Tinggi dari Tarif Go-Jek dan Grab, Promo Dibatasi

Kepala BKD Sumut Mengaku Diteror SMS Dari PNS Koruptor yang Dipecat tapi Kekeh Enggan Bocorkan Nama

Kemudian, perairan Enggano, Bengkulu, Selat Makassar bagian selatan, perairan barat Lampung, perairan Kepulauan Sabalana, Samudera Hindia barat Pulau Sumatera, laut Flores, Selat Sunda bagian selatan, perairan utara Pulau Flores, selat alas bagian selatan, laut Sulawesi bagian tengah hingga timur.

Lalu, perairan selatan Pulau Sumba, perairan selatan Sulawesi Utara, perairan Pulau Sawu sampai Pulau Rotte, perairan Bitung sampai Manado, laut Sawu, laut Maluku bagian selatan, perairan selatan Pulau Flores dan perairan utara Kepulauan Banggai hingga Kepulauan Sula.

Gelar Silaturahmi Bersama IPHI, Wakil Gubernur Minta Sumut Didoakan agar Bermartabat

Hotman Paris Tantang Polisi Bongkar Identitas Pengguna Prostitusi Artis: Ada Diskriminasi

KPU Medan Buka Pendaftaran Relawan Demokrasi Pemilu Serentak 2019, Pendaftaran Dibuka 14 Januari

Untuk ketinggian gelombang 2.50-4.0 masuk kategori tinggi berpeluang terjadi di perairan selatan Jawa hingga Lombok, laut Maluku bagian utara, Selat Bali dan selat Lombok bagian selatan, perairan utara dan timur Halmahera, Samudera Hindia selatan Jawa hingga Sumbawa dan laut Halmahera.

"Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi
gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m),
Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang
di atas 4.0 m)," paparnya.

Frets Butuan dan Abdul Azis Tinggalkan PSMS Medan, Sampaikan Salam Perpisahan Lewat Instagram

Ribuan Jangkrik Invasi Masjidil Haram, Begini Penuturan Warga Indonesia yang Berada di Arab Saudi

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," tutup Samuel.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved