BPBD Sumut Temukan Fakta Mengejutkan Lewat Rekaman Drone saat Pantau Lokasi di Jembatan Sidua-dua

Senin kita akan rapat. Jadi kita bahas solusinya di kantor gubernur nantinya. Jadi ini tidak bisa kerja Dinas BPBD atau PU saja

BPBD Sumut Temukan Fakta Mengejutkan Lewat Rekaman Drone saat Pantau Lokasi di Jembatan Sidua-dua
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Longsor yang terjadi diJembatan Sidua-dua, Kabupaten Simalungun, Jumat (11/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUN MEDAN.com, MEDAN-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara akan melakukan rapat pada Senin mendatang untuk membahaas mengenai bencana alam yang terjadi belakang hari.

Rapat bukan hanya dihadiri oleh BPBD Sumut, tetapi meliputi Dinas Bina Marga, Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup dan beberapa lain di antaranya.

Untuk rapat kali ini, Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara, Riadil Akhir Lubis menyampaikan, salah satu yang menjadi pembahasan dalam pertemuan lusa nanti, adalah bencana alam berupa tanah longsor di Jembatan Sidua-dua, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

"Senin kita akan rapat. Jadi kita bahas solusinya di kantor gubernur nantinya. Jadi ini tidak bisa kerja Dinas BPBD atau PU saja. Masing-masing sedang memetakan apa saja masalah yang terjadi di daerah tersebut," katanya, saat Tribun Medan, menghubungi melalui sambungan telepon genggam, Sabtu (12/1/2019).

Longsor yang terjadi di jembatan Sidua-dua kembali terjadi. Pada Jumat (11/1/2019) sekitar pukul 14.25 WIB longsor yang membawa material lumpur dan batu kecil menerjang badan jembatan Sidua-dua.

Menurutnya, beberapa dinas tersebut sudah melakukan pengecekan lapangan untuk kemudian dilakukanya pengkajian yang kemudian dapat menganalisis apa akibat dari bencana tanah longsor tersebut.

Unggah Video Memasak Ikan ke Media Sosial Pasutri Ini Didenda Rp 20 Juta, Kok Bisa Ya !

Nasib MacKenzie setelah Cerai dari Jeff Bezos, Bisa Dapat Harga Gono Gini Rp 950 Triliun

Kuli Bangunan Lemparkan Dua Paket Sabusabu ke Tanah saat Disergap Polisi

"Sudah masing-masing dinas, meliputi kehutanan, lingkungan hidup sudah melakukan penelitian," ujarnya.

Riadil juga mengatakan, sebelumya pihaknya sudah melakukan pemantauan 

Pengunjung Kesal Dipalakin Preman dengan Alasan Kebersihan saat Berkunjung ke Kebun Teh Sidamanik

Nenek 50 Tahun Tewas Dibacok Didepan Anak dan Cucunya, Pelakunya Adalah Tetangga Sendiri

"Pakai drone kita sudah lakukan, diduga ada aktivitas di atas daerah yang longsor tersebut. Aktivitas pertanian dan perkebunan yang ada di atas itu," ucapnya.

WANITA Ojek Online Merintih Kesakitan, Kakinya Terjepit di Ban Truk, Ini Videonya

LBH Adukan PT Teknologi Pengangkutan Indonesia ke Kapolri atas Dugaan Penipuan

Prabowo Sebut Jadi Driver Ojek Online Realita Kejam, Jokowi Sebut Jengkel Kalau Ada yang Remehkan

Dirinya menyampaikan, setelah dilakukannya pemantauan langsung dengan drone, Riadil mengatakan, bahwa pada area atas terjadi longsor ada aktivitas perkebunan. Tetapi dia tidak bisa menyimpulkan langsung apakah itu ulah tangan manusia, karena masih dugaan sementara.

Viral Video Pria Cuci Rambut Pelanggannya Pakai Sampanye dan Sabet Predikat Penata Rambut Termewah

"Kami belum tahu ya siapa yang melakukan itu, apakah masyarakat atau perusahaan ya," katanya.

(Cr19/Tribun-Medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved