Nenek 50 Tahun Tewas Dibacok di Depan Anak dan Cucunya, Pelakunya Adalah Tetangga Sendiri

Ibu empat anak dan enam cucu itu tewas dengan luka bacok di sejumlah bagian tubuhnya. Motif kejadian ini masih didalami aparat kepolisian setempat.

Nenek 50 Tahun Tewas Dibacok di Depan Anak dan Cucunya, Pelakunya Adalah Tetangga Sendiri
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com - Nyawa Alifah Kapi (50), warga Blok Silombang, Desa Tuk, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, melayang di tangan tetangganya, Saelani (49).

Ibu empat anak dan enam cucu itu tewas dengan luka bacok di sejumlah bagian tubuhnya. Motif kejadian ini masih didalami aparat kepolisian setempat.

Peristiwa nahas itu berlangsung Jumat (11/1/2019) sekitar pukul 22.00. Malam itu, korban bersama keluarga sedang menonton acara di televisi di dalam kamar.

Sebelumnya, mereka membungkus emping yang akan dijajakan ke toko di Karangampel, Indramayu, sekitar 40 kilometer dari rumah korban. Korban adalah perajin emping.

Maemunah, anak korban/KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRI
Ketika asyik menonton, kaca jendela samping rumah pecah. Korban yang kaget sontak keluar kamar.

“Pelaku (Saelani) sudah siap membacok ibu dengan golok. Ibu coba lari. Tetapi, punggungnya kena. Setelah itu, tidak tahu lagi bagaimana karena harus menyelamatkan kedua anak saya,” ujar Maemunah (33), anak korban, saat ditemui, Sabtu (12/1).

Saat kejadian, ada enam orang di rumah, termasuk korban. Maemunah berupaya kabur melalui pintu belakang dengan menggandeng dua anaknya, Ananda Fitriani (11) dan Jihan (1,5).

Sementara adiknya berlindung di kamar. Ayahnya, Sunandar (60), terbaring sakit di tempat tidur.

“Saya berteriak minta tolong. Pelaku pun keluar lewat jendela,” ujar Maemunah, sambil menunjuk jendela setinggi semeter.

Pelaku lalu kabur meninggalkan korban yang berlumuran darah di kepala, punggung, dan tangan. Sementara korban dibawa ke RS Permata Cirebon. Namun, nyawanya tak tertolong.

Jendela dibobol pelaku/KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRI
Pelaku yang tinggal tepat di depan rumah korban kemudian lari ke desa tetangga, Kedung Dawa. Di sana, dia sempat mengamuk dengan menghamburkan barang dagangan sebuah warung.

Namun, warga dan polisi berhasil meringkus pelaku sebelum dibawa Kepolisian Sektor Kedawung.

Halaman
123
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved