Update Kasus Suap Proyek Meikarta: Sejumlah Anggota DPRD Diduga Dibiayai Plesiran ke Luar Negeri

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, salah satu negara yang teridentifikasi dikunjungi adalah Thailand.

Update Kasus Suap Proyek Meikarta: Sejumlah Anggota DPRD Diduga Dibiayai Plesiran ke Luar Negeri
ist
Meikarta 

TRIBUN-MEDAN.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dugaan pembiayaan plesiran ke luar negeri untuk sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bekasi beserta keluarga mereka.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, salah satu negara yang teridentifikasi dikunjungi adalah Thailand.

Dilansir dari Kompas.com, dugaan tersebut muncul dalam penyidikan kasus dugaan suap pada proses perizinan proyek pembangunan Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Kami mengidentifikasi cukup banyak ya, anggota DPRD Kabupaten Bekasi dibiayai bersama keluarganya ke salah satu negara di Asia.

Salah satunya adalah yang teridentifikasi yang saya ketahui sampai dengan saat ini adalah di Thailand," kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (11/1/2019) malam.

Saat ini, lanjut dia, KPK sedang mendalami dugaan pembiayaan wisata luar negeri tersebut. KPK juga sudah memiliki bukti-bukti yang memperkuat dugaan tersebut.

"Jadi itu yang akan ditelusuri lebih lanjut tapi bukan hanya anggota DPRD tapi juga keluarga dibawa ke sana. Kami tentu juga mendalami apa saja yang dilakukan selama di Thailand tersebut misalnya," papar Febri.

KPK juga menelusuri dugaan keterkaitan pembiayaan wisata tersebut dengan kepentingan membahas revisi aturan tata ruang di Kabupaten Bekasi.

KPK sebelumnya menemukan indikasi perizinan proyek Meikarta sudah bermasalah sejak awal.

Salah satu indikasinya, lokasi peruntukan proyek saat ini yang tidak memungkinkan untuk membangun seluruh proyek seluas 500 hektar tersebut..

Halaman
12
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved