Eko Saputra Optimis Raih Medali Emas Ikuti Asean Paragames Filipina 2020,

Eko Saputra atlet NPC Sumut cabang olahraga lari, menargetkan mampu mendulang medali emas

Eko Saputra Optimis Raih Medali Emas Ikuti Asean Paragames Filipina 2020,
TRIBUN MEDAN/HO
Eko Saputra, Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed menyabet medali perak melalui nomor lari 200 meter T12 pada ajang Asian Para Games 2018 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Eko Saputra atlet National Paralympic Committee Sumatera Utara (NPC Sumut) cabang olahraga lari, menargetkan mampu mendulang medali emas pada perhelatan Asean Paragames di Filipina yang rencananya akan digelar awal tahun 2020 mendatang usai SEA Games 2019.

Dirinya pun optimistis bisa meraih target tersebut, apalagi dirinya juga akan turun di nomor andalannya yakni 100 meter, 200 meter dan 400 meter low vision (T12).

"Kalau Asean yakin saya tetap emas, karena untuk 100-200 meter itu saya peringkat pertama. Tapi saya tetap waspada sama atlet Vietnam, dan Malaysia. Jadi saya nargetkan itu harus dapat emas. Minimal perak," ujarnya kepada Tribun Medan, Senin (14/1/2019).

Selain akan turun di nomor andalannya itu, yakni nomor 100, 200, dan 400 meter low vision (T12), Eko mengatakan kemungkinan dirinya juga akan turun di nomor beregu estafet.

"Kalau ada tambahan nomor paling estafet 4x100 atau 4x400 meter," terangnya.

Saat ini, kata Eko, meski dirinya belum benar-benar fokus untuk latihan yang intensif, namun dirinya tetap rutin melakukan latihan enam hari seminggu dibawah bimbingan pelatihnya di Medan. Nantinya kata Eko pelatnas untuk Asean paragames, rencananya akan dimulai pada dalam waktu dekat yakni bulan April.

"Sudah pelatnas nanti untuk yang Asean Paragames. Insha Allah pemanggilan nanti bulan 4. Akan lebih melakukan pelatihan intensif setelah masuk pemanggilan pelatnas," ungkapnya.

Lebih lanjut, mahasiswa Program studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) UNIMED stambuk 2015 ini juga mengatakan bahwa latihan intensif yang dilakukannya untuk persiapan Asean Paragames akan berbeda dengan latihan lainnya.

"Kalau untuk persiapan di Asean Paragames tentu ada yang berbeda, karena itu juga untuk mengambil peringkat Asean, jadi ada penambahan sedikit program dibanding yang lainnya," Ujar Eko yang saat ini berstatus rangking 7 dunia di nomor 200 meter low vision.

Nantinya pada saat perhelatan event antar negara Asean tersebut, Eko pun berharap nantinya saat mengikuti Asean Paragames dirinya tetap mendapatkan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia khususnya Sumatera Utara.

"Kalau SEA Games kan pasti akan ramai yang dukung. Eko ingin untuk Asean Paragames pun banyak yang dukung juga," jelasnya.

Selain rencananya akan mengikuti event Asean Paragames, setelahnya Eko akan kembali mengikuti event nasional Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2020 di Papua. Namun sebelum itu dirinya harus mengikuti seleksi nasional (seleknas) atau Kejurnas sebagai ajang prakualifikasi Peparnas.

"Kalau untuk di nasionalnya itu ada Seleknas. Sebenarnya saya kan gak perlu ikut seleknas, tapi diwajibkan ikut seleknas atau Kejurnas untuk Peparnas 2020 di Papua sama seleksi untuk Asean Paragames 2019 di Filipina. Untuk SEA Games tahun 2019 untuk yang umum. Tapi untuk difabelnya biasa dua bulan setelahnya sekitar awal 2020," kata peraih medali perak nomor lari 200 meter T12 ajang Asian Para Games 2018 ini.

(Cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved