Gelar Razia di Jalan Bintang, Polda Sumut Temukan Dua Burung Nuri Satwa yang Dilindungi

Pihak Subdit IV Unit III Tipiter DitKrimsus Polda Sumut melakukan razia satwa langka di toko binatang yang berada di Jalan Bintang

Gelar Razia di Jalan Bintang, Polda Sumut Temukan Dua Burung Nuri Satwa yang Dilindungi
Dok Humas Polda Sumut
Personel Subdit IV Tipiter DitKrimsus Polda Sumut Kompol Wira Prayatna saat melakukan razia di Toko Binatang yang berada di Jalan Bintang, Senin (14/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pihak Subdit IV Unit III Tipiter DitKrimsus Polda Sumut melakukan razia satwa langka di toko binatang yang berada di Jalan Bintang, Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan.

DirKrimsus Polda Sumut Kombes Pol Rony Santama mengatakan pihaknya melakukan razia untuk pengembangan dan tindaklanjuti penangkapan satwa liar yang dipaparkan beberapa hari lalu.

"Kita melakukan razia sekitar jam 13.00 WIB di Jalan Bintang," katanya, Senin (14/1/2019).

Selain itu, sambungnya, razia ini dilakukan karena ada informasi dugaan tindak pidana Konservasi Sumber Daya Alam (SDA) dan ekosistem yang diperjualbelikan di Jalan Bintang.

Ia mengatakan pihaknya melakukan razia bersama dengan pihak BKSDA terkait dugaan tindak pidana Konservasi Sumber Daya Alam (SDA) dan ekosistem yang diperjualbelikan di Jalan Bintang.

Dari hasil razia yang dipimpin langsung oleh personel Subdit IV Tipiter DitKrimsus Polda Sumut Kompol Wira Prayatna masih ada para penjual buruh yang belum memiliki izin edar yang dikeluarkan oleh BKSDA.

Adapun toko yang tidak memiliki izin, sambung Rony, yaitu Toko Narko, Toko Lai Hok, dan Toko Ahmad Suhenri.

"Sedangkan Toko Amin Cinta Alam sebanyak dua ruko memiliki izin dari BKSDA,"ujarnya.

Dari razia tersebut, sambungnya, pihaknya berhasil mengamankan dua ekor yang diduga burung Nuri yang merupakan satwa langka.

Selanjutnya, kata orang nomor satu di DitKrimsus Polda Sumut ini, dua ekor burung tersebut langsung dibawa oleh pihak BKSDA.

"Kita juga sudah membuat berita acara serah terima kedua ekor burung Nuri itu dari pelaku usaha ke BKSDA,"katanya.

Mengenai apa sanksi yang akan diberikan oleh pihak toko yang tidak memiliki izin, Rony menyatakan, pihaknya menyerahkan ke BKSDA sebagai lembaga pemerintah yang diberi wewenang untuk melakukan pembinaan.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved