Pemprov Sumut Gelar Rapat Tertutup Soal Longsor Jembatan Sidua-dua, Petakan Daerah Rawan Bencana

Rapat ini di buka langsung oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara, Sabrina, namun dirinya hanya membuka kegiatan tersebut

Pemprov Sumut Gelar Rapat Tertutup Soal Longsor Jembatan Sidua-dua, Petakan Daerah Rawan Bencana
Tribun Medan / Tommy Simatupang
Alat berat membersihkan material longsor berupa lumpur di Jembatan Sidua-dua Parapat Kabupaten Simalungun, Minggu (13/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN-Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengadakan rapat membahas terkait bencana alam yang terjadi di Sumut.

Pembahasan bencana alam ini diadakan di kantor Gubernur, lantai delapan, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Senin (14/1/2019). Kegiatan ini juga diadakan tertutup, para awak media tidak diperkenankan untuk masuk meliputi rapat tersebut.

Rapat ini di buka langsung oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara, Sabrina, namun dirinya hanya membuka kegiatan tersebut tidak mengikutinya sampai selesai.

Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara, Riadil Akhir Lubis mengatakan, rapat ini diadakan untuk membahas bagaimana penanganan bencana alam berupa longsor yang terjadi di Kabupaten Simalungun, tepatnya Jembatan Sidua-dua.

"Tadi secara umum alat dipimpin oleh ibu sekertaris daerah (sekda).
Kita membahas longsor dan pergerakan tanah secara umum, khususnya di jembatan Sidua-dua, kabupaten Simalungun," ucapnya.

Pemko Medan Larang Aparatur Sipil Negara dan PHL Bawa Mobil ke Kantor, Ini Alasannya

KOTA MEDAN Dinobatkan Sebagai Kota Paling Kotor oleh Kementerian Lingkungan Hidup

Frets Butuan Diincar Persib Sejak Desember 2018: Siapa Sih yang Tidak Mau Main di Persib

Riadil juga mengatakan, akan ada langkah strategis yang kemudian akan dilakukanya pemetaan daerah-daerah atau lokasi rawan bencana.

"Ada langkah-langkah strategis yang akan dilakukan, baik secara teknis maupun secara administrasi.
Pertama kita secara umum kabupaten/kota memetakan zonasi atau daerah rawan bencana," katanya.

Politisi Asal Medan Gelar Kompetisi Player Unknown Battle Ground untuk Menarik Generasi Milenial

Kapolrestabes Medan Beri Penghargaan untuk Babinsa Serma Agus Pasaribu dan Serka Momon Sutisno

UPDATE PROSTITUSI ONLINE VANESSA ANGEL, Terancam jadi Tersangka, Sepak Terjangnya Mengejutkan!

 

Warga dan sejumlah organisasi kepemudaan (OKP) membantu pengendara yang tergelincir akibat material lumpur di Jembatan Sidua-dua, Parapat, Jumat (4/1/2019).
Warga dan sejumlah organisasi kepemudaan (OKP) membantu pengendara yang tergelincir akibat material lumpur di Jembatan Sidua-dua, Parapat, Jumat (4/1/2019). (Tribun Medan/Arjuna Bakkara)

Saat ini, BPBD masih memanfaatkan data-data atau sumber dari Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) tentang daerah-daerah rawan bencana alam. Kemudian, dirinya juga meminta kepada Kepala Daerah seluruh Sumut untuk memetakan daerah rawan bencananya masing-masing.

Pelatih Nasional Berpakaian Necis saat Bermain Catur untuk Hilangkan Kesan Permainan Warung Kopi

Itu Semua Fitnah: Hakim Merry Purba Menangis Dengar Dakwaan Jaksa

Abdul Azis Senang Gabung Persib: Sebuah Kebanggaan dan Kehormatan

"Denganmemanfaatkan data-data dari BMKG kemudian badan geologi. kita sudah juga sudah menyurati Bupati dan Wali Kota seluruh Sumut. Kita mau cari solusi dahulu dalam pemetaan ini," katanya.

Longsor yang terjadi di Jembatan Sidua-dua, Kabupaten Simalungun, Jumat (11/1/2019).
Longsor yang terjadi di Jembatan Sidua-dua, Kabupaten Simalungun, Jumat (11/1/2019). (TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG)

Pihaknya juga akan mendatangkan para tim ahli, dari badan geologi luar pulau Sumut, apabila dibutuhkan untuk dilakukanya pengamatan atau pengkajian.

PERSIB Rekrut 3 Mantan Pemain PSMS Medan untuk Perkuat Maung Bandung Musim Depan, Ini Daftarnya. .

"Kalau kita perlu tenaga ahli kita akan datangkan," ucapnya

(Cr19/Tribun-Medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved