Penyebar Fitnah Haji Anif 'Ditangkap KPK' Didakwa UU ITE, Bantah Keras Tuduhannya

Majelis hakim yang dipimpin Dominggus Silaban yang menyidangkan terdakwa pencemaran nama baik H. Anif

Penyebar Fitnah Haji Anif 'Ditangkap KPK' Didakwa UU ITE, Bantah Keras Tuduhannya
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Abdul Hasiholan Siregar (46) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Majelis hakim yang dipimpin Dominggus Silaban yang menyidangkan terdakwa pencemaran nama baik H. Anif (Saksi korban) yakni Abdul Hasiholan Siregar (46) meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menghadirkan Musa Rajekshah (Ijek) ke pengadilan sebagai saksi.

Hal itu dikatakan Hakim Dominggus Silaban saat menggelar sidang di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri Medan, Senin (14/1/2019) sore.

Dominggus mengatakan karena Musa Rajekshah disebut-sebut dalam kasus ini sebaiknya untuk dihadirkan.

"Ini kan yang dihina kan H. Anif dan keluarganya, ada juga disitu nama Musa Rajekshah. Nanti JPU, tolong dihadirkan beliau sebagai saksi dalam kasus ini ya. Soalnya namanya ada dalam dakwaan terdakwa" kata Hakim Ketua Dominggus Silaban.

Menanggapi permintaan Hakim Ketua, JPU Lince Rosmini dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mengaku akan mengupayakan menghadirkan Wakil Gubernur Sumut tersebut.

"Iya Pak hakim, nanti kami hadirkan. Nanti pekan depan kita hadirkan saksi korban (H. Anif), Pak Hakim," ucap Rosmini.

Sebelumnya, saat pembacaan dakwaan, JPU Lince Rosmini mengatakan perbuatan Abdul Hasiholan Siregar selaku pemimpin redaksi website www.medanseru.com terbukti bersalah melakukan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Perbuatan terdakwa diancam dengan pidana primer dalam pasal 27 ayat 3 dan subsider dalam pasal 28 ayat 2 tentang Undang-Undang No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," ucap JPU.

Terdakwa diancam dengan pidana penjara 6 (enam) tahun. Dalam dakwaannya JPU menerangkan saat itu terdakwa pada (27/7/2015) dan (16/10/2015) bertempat di Jalan Gaperta No.11 Medan Helvetia dinilai dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved