Politisi Asal Medan Gelar Kompetisi Player Unknown Battle Ground untuk Menarik Generasi Milenial

Kegiatan ini, diklaim mampu mencuri hati milenial. Dengan itu, ia mengakomodir anak-anak muda penggila games ini, untuk berbagi ceria dalam kompetisi

Politisi Asal Medan Gelar Kompetisi Player Unknown Battle Ground untuk Menarik Generasi Milenial
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Iskandar HP Sitorus saat gelar kompetisi PUBG, yang antusias diikuti oleh generasi milenial Kota Medan. 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Untuk menarik hati milenial pada Pemilih Umum (Pemilu) 2019 mendatang, Calon Legislatif DPR RI, ‎Iskandar HP Sitorus asal Medan menggelar kompetisi Player Unknown Battle Ground (PUBG).

Kompetisi PUBG ini, diikuti oleh 100 kaum muda, yang berlangsung Kafe Pos Kupie, Jalan Dr Mansyur, Medan, Sumatera Utara, Senin (14/1/2019).

‎Calon Legislatif dari Partai Gerindra, ‎Iskandar HP Sitorus menilai PUBG mulai menggeser popularitas Mobile Legend, sebagai games favorit generasi muda.

Kegiatan ini, diklaim mampu mencuri hati milenial. Dengan itu, ia mengakomodir anak-anak muda penggila games ini, untuk berbagi ceria dalam kompetisi PUBG.

Iskandar mengatakan bahwa antusias mereka sangat luar biasa. Peserta terpaksa dibatasi, karena dalam satu MAP pertandingan hanya bisa 100 orang.

"Nanti akan kita tampung di volume kedua. Hari ini terbatas 100 orang yang kita bagi dalam 25 tim," kata Iskandar, Senin (14/1/2019).

Pemko Medan Larang Aparatur Sipil Negara dan PHL Bawa Mobil ke Kantor, Ini Alasannya

KOTA MEDAN Dinobatkan Sebagai Kota Paling Kotor oleh Kementerian Lingkungan Hidup

Kapolrestabes Medan Beri Penghargaan untuk Babinsa Serma Agus Pasaribu dan Serka Momon Sutisno

UPDATE PROSTITUSI ONLINE VANESSA ANGEL, Terancam jadi Tersangka, Sepak Terjangnya Mengejutkan!

Iskandar juga mendorong kaum muda ini, untuk membentuk organisasi yang sama-sama memiliki hobi game online, yakni PUBG.‎ Agar secara kemampuan, semakin setera dengan para gamers di kota-kota besar lainnya di tanah air.

‎"Ternyata, mereka itu peduli kok. Itu yang saya perhatikan, itu saya rasakan. Jadi, stigma bahwa mereka banyak tidak-peduli, itu bagi saya tidak benar," katanya.

Pelatih Nasional Berpakaian Necis saat Bermain Catur untuk Hilangkan Kesan Permainan Warung Kopi

 Itu Semua Fitnah: Hakim Merry Purba Menangis Dengar Dakwaan Jaksa

Frets Butuan Diincar Persib Sejak Desember 2018: Siapa Sih yang Tidak Mau Main di Persib

TIKET KELAS UTAMA (First Class) Pesawat Seharga Rp 212 Juta Dijual Rp 21 Juta, 2 Kali Sebulan Ini!

"Jadi saya bersemangat untuk membantu mewujudkan harapan mereka mendirikan organisasi" sambungnya.

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved