KPUD Karo Terima 87 Pelamar Relawan Demokrasi Indonesia, Riwandi: Maunya Kita Ini Tetap Damai

Nantinya relawan ini bertugas untuk membantu KPU menyampaikan informasi ke masyarakat, singkatnya sebagai penyambung lidah KPU.

KPUD Karo Terima 87 Pelamar Relawan Demokrasi Indonesia,  Riwandi: Maunya Kita Ini Tetap Damai
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Situasi pendaftaran Relawan Demokrasi Indonesia, di Kantor KPUD Karo, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, Selasa (15/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Dalam mendukung suksesnya Pemilu 2019, tentunya dibutuhkan peran serta dari seluruh pihak, tak terkecuali masyarakat. Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka kesempatan bagi masyarakat menjadi bagian dari penyelenggara pemilu.

Diketahui, masyarakat dilibatkan sebagai relawan demokrasi, termasuk juga di Kabupaten Karo.

Menurut informasi dari Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Karo Gemar Tarigan ST, dibukanya rekrutmen relawan ini bertujuan sebagai tenaga bantuan untuk KPU.

Dirinya menyebutkan, adanya relawan ini ditujukan agar penyampaian informasi ke masyarakat bisa semakin baik.

"Nantinya relawan ini bertugas untuk membantu KPU menyampaikan informasi ke masyarakat, singkatnya sebagai penyambung lidah KPU yang terjun langsung ke masyarakat," ujar Gemar, Selasa (15/1/2019).

Diketahui, jadwal penerimaan calon relawan demokrasi ini mulai tanggal 10 hingga 15 Januari 2019 ini. Gemar menyebutkan, hingga ditutupnya pendaftaran sore tadi, pihaknya mendata sebanyak 87 orang yang mendaftarkan dirinya sebagai relawan. Namun, dirinya mengaku untuk Kabupaten Karo pihaknya membutuhkan relawan sebanyak 55 orang.

"Tentu nantinya akan kita seleksi lagi, seperti dari segi administrasinya, hingga wawancara," ucapnya.

Dirinya berharap, dengan adanya relawan demokrasi ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019 ini. Dikatakannya, melalui relawan tentunya masyarakat akan semakin paham tentang apa saja yang syarat dan tahapan Pemilu pada 17 April mendatang.

Untuk mempersiapkan para relawan saat terjun ke masyarakat, dirinya mengatakan nantinya para relawan akan diberikan pembekalan melalui bimbingan teknis (Bimtek). Selain itu, para relawan nantinya juga diberikan alat peraga seperti contoh surat suara, dan sebagainya.

"Tentunya kita juga akan membekali pemahaman kepada para relawan saat mendapat pertanyaan dari masyarakat seputar Pemilu," katanya.

Setelah proses pendaftaran, Gemar mengungkapkan pada tanggal 16 dan 17 Januari pihaknya akan mengadakan proses seleksi. Selanjutnya, bagi para peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti Bimtek pada tanggal 18 dan 19 Januari.

Amatan www.tribun-medan.com, di ruang pendaftaran relawan demokrasi di Kantor KPUD Karo, tampak belasan masyarakat yang mendaftarkan dirinya. Seorang pendaftar relawan Riwandi Meliala, mengungkapkan alasan dirinya mendaftar karena ingin ikut mengawal proses demokrasi, terutama di Kabupaten Karo. Dirinyapun berharap, agar seluruh tahapan Pemilu 2019 ini tetap berjalan aman dan terlaksa dengan baik.

"Maunya demokrasi ini kita laksanakan dengan damai, aman, dan tidak ada kendala," ucap warga Kabanjahe itu.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved