Pembunuh Elfi Manik Guru SD Cinta Rakyat Terancam Hukuman Seumur Hidup

AKP Ruzi mengatakan tersangka Yewalson terjerat ancaman hukuman seumur hidup.

Pembunuh Elfi Manik Guru SD Cinta Rakyat Terancam Hukuman Seumur Hidup
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Tersangka Yewalson Sijabat (25) saat rekontruksi ulang adegan pembunuhan terhadap guru SD Cinta Rakyat Elfi Manik di Asrama Polisi Polres Simalungun, Jumat (18/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Polres Simalungun telah mengganjar tersangka Yewalson Sijabat (24) pembunuh Elfi Manik (25) guru SD Cinta Rakyat dengan pasal berlapis.

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Ruzi Gusman menetapkan pasal 340/339/338/365 KUHP.

AKP Ruzi mengatakan tersangka Yewalson terjerat ancaman hukuman seumur hidup.

"Ancaman hukuman seumur hidup. Kita sudah diganjarkan pasal berlapis,"ujarnya usai rekontruksi kejadian pembunuhan di Asrama Polisi Polres Simalungun, Jumat (18/1/2019).

AKP Ruzi mengungkapkan telah menampilkan 31 adegan dalam rekontruksi tersebut. Mulai dari awal berniat mencuri, membunuh, dan membuang korban Elfi Manik ke irigasi belakang rumah.

"Pembunuhan dan pencurian. Kita melakukan sekitar 25 adegan. Adegan ini akan memperkuat alat bukti kita. Dari awal sampai selesai. Dari hasil penyidikan dan pemeberkasan. Berjalan sesuai dengan lancar,"ujarnya.

Seperti diketahui, Polres Simalungun telah mengungkap pelaku pembunuhan Elfi Manik (25) guru SD Cinta Rakyat yang mayatnya di buang di irigasi di belakang rumahnya di Desa Laras Dua, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Polisi berhasil membekuk pelaku bernama Yewalson Sijabat (24) di Kota Sidempuan Kabupaten Tapanuli Selatan pada Minggu (6/1) kemarin.

Diketahui, Yewalson merupakan warga sekitar rumah korban yang melarikan diri ke Sidempuan pascamelakukan pembunuhan.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved