PSMS Medan
Masih Terkendala Dana, Manajemen PSMS Sulit Datangkan Pemain Pro
Para pemain profesional masih enggan mengikuti latihan bersama PSMS Medan.
Penulis: Ilham Fazrir Harahap |
Laporan Wartawan Tribun Medan Ilham Fazrir Harahap
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Para pemain profesional masih enggan mengikuti latihan bersama PSMS Medan. Mereka belum mau bergabung lantaran belum adanya kejelasan dari manajemen PSMS.
Sedangkan Manajemen saat ini masih terkendala dana. Mereka belum bisa mendatangkan pemain pro, mengingat para pemain tersebut ingin langsung dikontrak.
Sebagian pemain yang lama juga sudah ditawari kontrak yang lebih tinggi dari klub lain. Sedangkan, Manajemen PSMS belum mempunyai dana untuk mengikat para pemain tersebut.
Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja mengakui saat ini memang masih terkendala dengan dana. Mereka belum memiliki dana untuk memberikan uang muka untuk mengontrak pemain.
"Kami sudah hubungi pemain, cuma mereka minta kontraknya lebih. Sedangkan dana kami belum ada. Saat ini masih terkendala dengan dana untuk melakukan kontrak pemain," katanya, Rabu (23/1/2019).
Julius mengaku sudah mencoba negoisasi dengan pemain terkait harga kontraknya. Namun, pemain tersebut meminta jumlah kontrak yang lebih tinggi. Padahal saat ini PSMS berada di kasta kedua yakni Liga 2. Sedangkan pemain tersebut meminta gaji lebih besar dari Liga 1.
"Mereka minta gajinya naik 100 persen. Mau main di PSMS asalkan nilai kontraknya naik. Masalahnya naiknya ini sangat tinggi. Misalkan kontraknya sekitar 200 juta, tapi mereka minta naik jadi 500 juta, inikan terlalu tinggi. Sedangkan dana kita belum ada," bebernya.
Terkait dana tersebut, Julius berencana untuk berkomunikasi dengan Pembina PSMS. "Inilah nanti akan disampaikan kepada Pak Kodrat soal dana. Kami akan berusaha cari dana," pungkasnya.
(lam/tribun-medan.com)