Kominfo RI Gandeng Santripreneur Indonesia Bekali Santri dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Santripreneur Indonesia menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informasi RI dengan sub bidang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi

Kominfo RI Gandeng Santripreneur Indonesia Bekali Santri dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi
TRIBUN MEDAN/HO
Santripreneur Indonesia menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informasi RI dengan sub bidang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi untuk menyelenggarakan sosialisasi tentang Teknologi Informasi di Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Kamis (24/1/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, NIAS - Santripreneur Indonesia menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informasi RI dengan sub bidang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi untuk menyelenggarakan sosialisasi tentang Teknologi Informasi di Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Kamis (24/1/2019).

Gelaran acara yang bertajuk Bakti Kominfo Untuk Negeri tersebut mengusung tema Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Guna Menunjang Pembangunan Redesain USO. Acara yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Hidayatullah Nias Kabupaten Nias tersebut merupakan tempat kedua setelah sebelumnya diadakan di Kabupaten Aceh Singkil.

Kegiatan ini merupakan upaya Santripreneuer Indonesia bersama pemerintah melalu Bakti Kominfo RI untuk meningkatkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi secara bijak dan optimal. Dewasa ini perkembangan teknologi informasi dan komunikasi khususnya media sosial di Indonesia sangatlah pesat sehingga terbentuk era baru yang sering dikenal dengan era milenial.

Santripreneur Indonesia menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informasi RI dengan sub bidang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi untuk menyelenggarakan sosialisasi tentang Teknologi Informasi di Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Kamis (24/1/2019).
Santripreneur Indonesia menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informasi RI dengan sub bidang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi untuk menyelenggarakan sosialisasi tentang Teknologi Informasi di Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Kamis (24/1/2019). (TRIBUN MEDAN/HO)

Era milenial merupakan era dimana para generasinya tidak bisa lepas oleh sosial media maupun smartphone. Jika generasi milenial tidak diberikan arahan dan kawalan dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, ditakutkan terseret oleh dampak negatif perkembangan TIK seperti berita hoax, fitnah dan ujaran kebencian di media sosial.

Setelah mengikuti sosialisasi tersebut peserta dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan bijak dan optimal. Teknologi Informasi dan Komunikasi layaknya dua mata pisau, membawa dampak yang sangat positif jika digunakan secara bijak dan optimal misalnya pembelajaran melalui internet atau bahkan wadah untuk berwirausaha. Namun, jika tidak digunakan secara bijaksana, generasi muda akan terseret oleh dampak negatif dari sosial media maupun internet.

Acara ini turut mengundang Bupati Kabupaten Nias, Kapolres Kabupaten Nias, Kemenag Kabupaten Nias, Dinas Kominfo Kabupaten Nias (Drs. Dahlanroso Lase), Kapolres Kabupaten Nias, Kapolsek Gido, Koramil 02/ Gido, Camat Gido, Kepala KUA Kec. Gido dan para guru pondok pesantren Hidayatullah Nias. Acara ini diikuti oleh sekitar 300 peserta yang terdiri dari santri dan warga sekitar. Acara dimulai pukul 09.30 WIB diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia raya, penampilan hadroh dan sambutan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatullah dan Bupati Kabupaten Nias.

Sosialisasi dimulai pukul 10.00 WIB dengan pembicara oleh Muhammad Sobirin, S. Th. I., M. Hum., selaku Dewan Penyelaras Ilmu Santripreneur Indonesia, Dr. Ir. Sudjatmogo, M. Sc (Dewan Penyelaras Usaha Santripreneur Indonesia), Noorwahjudi, SIP (Konsultan dan Praktisi Bisnis).

Dalam sambutannya Ust. Heri Kafri Silalahi menyampaikan bahwa santri harus cerdas dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi di era sekarang. “Santri harus bijaksana dalam menggunakan teknologi. Santri harus bisa memanfaatkan teknologi dengan maksimal sehingga bisa meningkatkan taraf hidupnya.”

Wakil Bupati Nias, Arosokhi Waruwu, SH. MH dalam sambutannya, “Di era seperti sekarang, teknologi informasi dan komunikasi harus dimanfaatkan secara benar dan cerdas. Jangan sampai justru santri terseret dampak negatif teknologi.” Beliau juga berharap agar pesanten Hidayatullah bisa lebih berkembang dengan adanya acara tersebut."

Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved